oleh

Tapal Batas Antar Desa di Kotim Harus Segera Dipasang

SAMPIT, inikalteng.com – Hingga kini tapal batas antar desa di wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) . Hal ini terjadi lantaran penetapan batas desa tersebut masih banyak yang belum selesai. Ada beberapa kendala yang harus dilalui, dan prosesnya cukup panjang. Batas antar desa, nanti akan ditetapkan dengan Peraturan Bupati.

Terkait hal itu, Anggota Komisi I DPRD Kotim yang membidangi hukum dan pemerintahan, Sutik, meminta agar tapal batas antar desa di Kotim harus segera diselesaikan, dan patok batasnya juga bisa segera dipasang.

Baca Juga :  Target Serapan dan Realisasi APBD Kotim 2019 Tidak Tercapai

“Dalam hal ini, Pemkab Kotim sekedar menindaklanjuti terkait batas dan wilayah desa. Masing-masing desa tentu lebih menguasai batas dan permasalahan desanya. Karena penetapan batas antar desa itu dimusyawarahkan secara mufakat antar desa yang difasilitasi oleh Camat dan buat berita acaranya. Tapal batas ini sangat penting, agar tidak muncul konflik di kemudian hari terkait hak kepemilikan tanah,” ujar Sitik di Sampit, Selasa (4/5/2021).

Baca Juga :  PSTM Harus Melalui Pertimbangan dan Persetujuan Orang Tua Murid

Diungkapkan pula, bahwa batas desa tidak menghilangkan hak-hak orang yang terkait dengan tanah, misalnya kepemilikan kebun. Hanya saja, berpengaruh terhadap wilayah desa itu sendiri.

“Permendagri Nomor 45 Tahun 2016 menjadi pedoman penetapan dan penegasan batas desa, yang selesaikan secara musyawarah dan mufakat, difasilitasi oleh Camat hingga buatkan berita acaranya,” jelas Sutik.

Menurutnya, sumber daya manusia dan ketersediaan anggaran menjadi faktor pendukung pelaksanaan penetapan dan penegasan batas desa. Perbedaan persepsi dan kurang pahamnya masyarakat akan pentingnya penetapan dan penegasan batas serta kurangnya kelengkapan bukti autentik tentang batas desa, menjadi faktor penghambat dalam pelaksanaan penetapan dan penegasan batas desa.

Baca Juga :  Adaptasi Kebiasaan Baru, Gubernur Ajak Masyarakat Giat Berolahraga

Untuk itu, dia meminta agar seluruh desa di Kotim memiliki batas wilayah yang jelas, bisa segera memasang tapal batas pada desanya masing-masing. “Batas desa penting untuk penetapan dan penegasan area desa yang resmi, serta upaya untuk mencegah terjadinya konflik batas desa,” sebut Sutik. (ya/red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA