oleh

Tangani Jalan Longsor di Gumas, Balai PUPR Kalteng Lakukan Penimbunan

KUALA KURUN, inikalteng.com – Pascaterjadinya jalan longsor di wilayah jembatan Batu Mahasur, Kuala Kurun-Tewah Kabupaten Gunung Mas (Gumas), Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) satuan kerja wilayah II Kalimantan Tengah (Kalteng) langsung melakukan penanganan.

“Ya, saat ini kita sudah tangani pekerjaannya dengan penimbunan di beberapa titik. Hal ini akibat adanya retakan dan pergeseran tanah, maka terjadilah longsor,” kata Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) BPJN PUPR wilayah II Kalteng Femy Arizona saat di wawancarai di Kuala Kurun, Jumat (21/10/2022).

Baca Juga :  Kapolres Gumas Dukung Seruan Bupati Merdeka dari Covid-19

Menurut Femy, penanganan ruas jalan ini, dikelola oleh BPJN wilayah II Kementerian PUPR Kalteng. Longsor yang terjadi kemarin sore, Selasa (18/10/2022) menyebabkan akses jalan transportasi warga dalam beraktivitas sempat terputus.

“Kondisi longsor sangat parah dan harus ditutup sementara hari kemarin, karena masih dalam pekerjaan penimbunan. Namun saat ini sudah bisa dilalui. Karena kondisi sekitar dengan geografis lingkungan yang curam, tentunya para pengendara harus berhati-hati,” jelasnya.

Baca Juga :  Pelanggan PDAM Nunggak Diminta Segera Bayar

PPK satker BPJN wilayah II Kalteng ini menambahkan, terjadinya longsor disebabkan ada dugaan cuaca saat itu memang sering dilanda hujan deras, sehingga mengakibatkan pergeseran tanah disekitar lokasi kejadian.

Dari tindakan sementara, pihaknya melakukan penimbunan, pengamanan lokasi longsor. Pekerjaan pun hanya penangganan sementara, sehingga bagi kendaraan besar tidak boleh dulu untuk melewati jalan kecuali angkutannya dikurangi.

Baca Juga :  Ini Penyebab Puluhan Perempuan di Gumas Berstatus Janda

Selain itu, ujar Femy, dalam penanganan penimbunan jalan yang longsor menggunakan dana anggaran tahun 2022. Sebab bila penanganan secara permanen pastinya menggunakan anggaran tahun depan dan harus direncanakan terlebih dulu.

“Kami tetap mengawasi kondisi jalan, karena jalan nasional ini pekerjaannya tanggung jawab Ditjen Bima Marga kementrian PUPR melalui BPJN wilayah Kalteng. Dengan penanganan sementara ini dipastikan memperlancar kendaraan yang lewat,” tutup Femy. (hy/red4)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA