oleh

Tak Patuhi Prokes akan Dikenakan Sanksi

PULANG PISAU – Warga Kabupaten Pulang Pisau (Pulpis), mulai saat ini harus mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes) Covid-19. Sehingga bagi masyarakat yang tidak mematuhi anjuran pemerintah, serta tidak mau menerapkan (Prokes) pencegahan Covid-19 akan dikenakan sanksi.


Kepala Satpol PP Pulpis Hans Kenedison, usai memipin rapat yang dihadiri Pabung, unsur Kejaksaan, Polres, BPBD, Dinkes, DPPKAD, dan Diskominfo Pulpis, Rabu (30/9/2020), mengatakan, sanksi terhadap pelanggaran Prokes Pencegahan Covid-19 menyusul diberlakukannya Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 20 Tahun 2020 tentang Penerapan Displin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019.

Baca Juga :  Bupati Kapuas dan Bartim Diminta Optimalkan Posko Pengawasan


“Mulai Oktober 2020 ini akan dilakukan operasi penegakkan protokol kesehatan, sebagaimana diatur dalam Perbup 20 tahun 2020. Dalam Perbup itu juga disebutkan, perorangan yang tidak menerapkan Prokes Covid-19 akan dikenakan saksi berupa teguran lisan, teguran tertulis, kerja sosial, hingga denda administratif,” terangnya.

Baca Juga :  Antiseptic dan Masker Mendadak Langka di Palangka Raya


Oleh sebab itu, dia sangat mengharapkan kepada seluruh masyarakat Pulpis agar menaati Prokes Covid-19. Karena dari data yang ada, warga Pulpis setiap harinya selalu ada yang terkonfirmasi positif Covid-19.
Terlebih dalam Prokes Covid-19, sambung Hans, ada tiga hal yang perlu diperhatikan, di antaranya harus memakai masker, mencuci tangan menggunakan sabun di air yang mengalir, dan jaga jarak. (red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA