oleh

Sengketa Lahan di Kotim Masih Sering Terjadi

SAMPIT – Kasus sengketa lahan perkebunan kelapa sawit antara masyarakat dan pihak perusahaan yang ada di Kotawaringin Timur (Kotim), hingga kini masih sering terjadi. Sayangnya, beberapa kasus lama, masih belum juga rampung. Meskipun sudah sempat dilakukan Rapat Dengar Pendapat (DDP) oleh DPRD Kotim. Namun sampai sekarang tidak jelas penyelesaiannya.

Baca Juga :  Ketua Pembina SMSI Kalteng Tutup Usia

“Saat ini masih sering terjadi sengketa lahan antara masyarakat dan perusahaan perkebunan, khususnya sawit. Di sini kita melihat peran dari pemerintah daerah tidak epektif. Bahkan ada beberapa kasus yang usianya sudah puluhan tahun tidak selesai-selesai juga,” kata Sekretaris Komisi II DPRD Kotim Juliansyah di Sampit, Kamis (31/10/2019).

Baca Juga :  Kunker ke Kalteng, Komite II DPD RI Awasi Penerapan UU No 39 Tahun 2014

Yang khawatirkan, lanjut politisi Partai Gerindra ini, adalah bila kasus itu dibiarkan terus nenggantung atau berlarut-larut terlalu lama, rentan menimbulkan konflik.

“Artinya, dalam setiap permasalahan harus sesegera mungkin diselesaikan. Apalagi di daerah kita ini, sudah ada hukum adat,” tandas Juliansyah.

Baca Juga :  Bupati Mura Lantik Direktur Perumda Danum Pomolum

Karena itu, dia mengharapkan agar dalam kasus-kasus sengketa lahan antara masyarakat dengan perusahaan tidak berujung keributan. Pemerintah daerah harus hadir dan berperan aktif, untuk membantu menyelesaikan persoalan tersebut dengan sebaik-baiknya.(red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA