oleh

Semester I 2021, Angka Perceraian di Pulpis Meningkat

PULANG PISAU, inikalteng.com – Memasuki semester I 2021, tercatat sebanyak 130 pasangan suami isteri (Pasutri) yang telah mengajukan perceraian ke Pengadilan Agama (PA) Pulang Pisau (Pulpis). Jika dibanding dari tahun sebelumnya, angka perceraian pada 2021 mengalami peningkatan mencapai 100 persen.

Ketua PA Pulpis Erpan saat dihubungi melalui aplikasi WhatsApp, Kamis (10/6/2021), membenarkan pada semester I 2021 sudah tercatat sebanyak 130 Pasutri telah mengajukan perceraian. Angka tersebut menunjukan peningkatan 100 persen, jika dibanding pada 2020 yang tercatat 105 pasangan yang mengajukan cerai.

Baca Juga :  Anggaran Rp500 Miliar Disiapkan untuk Tangani Covid-19

“Artinya jika melihat data yang ada, diprediksi angka perceraian di Pulang Pisau pada 2021 akan meningkat 100 persen lebih,” ungkapnya.

Erfan berpendapat, ada beberapa faktor utama terjadinya perceraian, selain faktor pertengkaran dalam rumah tangga yang tak kunjung selesai, juga lebih disebabkan faktor ekonomi. Sedangkan faktor pertengkaran, lebih disebabkan karena usia perkawinan yang terlalu muda.

Baca Juga :  Pasien Meninggal Akibat Covid-19 di Kalteng Bertambah

Usia perkawinan yang terlalu muda, mengakibatkan pasangan belum bisa memahami tugas-tugas sebagai suami isteri, dan lebih mengedepankan emosi ketimbang menyadari akan pentingnya sebuah perkawinan.

Sebabnya Erpan mengimbau kepada pasangan yang akan menikah, agar betul-betul mempertimbangkan dan memikirkan secara matang, baik secara mental maupun secara ekonomi. Usia idela untuk menikah, wanita minimal usia 19 tahun dan pria minimal 24 tahun. (ndi/red2)

Baca Juga :  Gubernur Pimpin Rakor Pemberlakuan PKM di Wilayah Provinsi Kalteng

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA