Sekda Muhlis Harap Pemimpin Terpilih Barito Utara Mampu Jawab Mahalnya Proses Pilkada

MUARA TEWEH, inikalteng.com – Sekretaris Daerah Barito Utara, Muhlis, menyampaikan pandangannya terkait rangkaian panjang Pemilihan Kepala Daerah 2024–2025 yang disebutnya sebagai proses paling memakan waktu dan biaya dalam sejarah daerah tersebut.

Harapan terhadap kualitas kepemimpinan baru menjadi sorotan utama dalam sambutannya pada acara silaturahmi Pemerintah Kabupaten dan masyarakat yang digelar di Balai Antang Muara Teweh, Minggu (12/10/2025).

Dalam kesempatan itu, Muhlis memaparkan bahwa penyelenggaraan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati kali ini berlangsung lebih dari dua tahun, disertai penggunaan anggaran hampir mencapai 100 miliar rupiah. Ia menyebut bahwa proses panjang tersebut harus menghasilkan pemimpin yang mampu bekerja untuk kepentingan masyarakat.

“Proses yang berlangsung lama dan menelan biaya besar ini harus berbuah kepemimpinan yang benar-benar berpihak pada rakyat,” ucapnya di hadapan para tamu.

Ia menegaskan bahwa tingginya biaya Pilkada menjadi perhatian banyak pihak, terutama mengingat kondisi fiskal daerah yang mengalami tekanan. Namun, menurutnya, mahalnya proses demokrasi tidak boleh menjadi alasan untuk meragukan hasilnya, melainkan menjadi dorongan untuk memastikan kualitas pemerintahan yang terpilih. Ia menilai masyarakat telah memberikan kontribusi besar dengan menjaga suasana kondusif selama masa pemilihan.

Dalam sambutannya, Muhlis juga mengajak masyarakat memberikan dukungan penuh kepada Bupati dan Wakil Bupati terpilih, Shalahuddin dan Felix Sonadie Y. Tingan. Ia mengungkapkan bahwa dengan pengalaman keduanya di tingkat provinsi, pemerintah daerah tetap optimistis menghadapi tantangan anggaran ke depan.

“Kita akan memasuki tahun dengan pengurangan anggaran cukup besar, tetapi kami percaya kepemimpinan baru mampu mengelola keadaan dengan bijak,” tuturnya.

Mengakhiri penyampaiannya, Muhlis menekankan pentingnya mengutamakan kebersamaan dalam mengawal pemerintahan baru. Ia mengingatkan bahwa pekerjaan besar membangun Barito Utara dimulai setelah Pilkada usai.

“Kompetisi politik sudah selesai. Yang dibutuhkan sekarang adalah persatuan, agar pembangunan berjalan untuk kepentingan seluruh warga,” katanya.

Penulis : Nopri

Editor : Yohanes Frans Dodie

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *