oleh

Satgas Pangan Antisipasi Kenaikan Harga Bahan Pokok

PALANGKA RAYA – Tim Satuan Tugas Pangan (Satgas Pangan) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke pasar besar Kota Palangka Raya, pada Senin (12/2/2020).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalteng Lilis Suriani mengatakan, sidak tersebut bertujuaan untuk mengantisipasi terjadinya kenaikan harga bahan pokok.

“Dari hasil sidak diketahui ada beberapa kebutuhan bahan pokok mengalami kenaikan harga, seperti harga bawang putih, bawang merah, daging ayam dan gula. Namun, kenaikan harga komoditi tersebut masih batas toleransi,” kata Lilis Suriani.

Baca Juga :  AKP Rikky Operiady : Pelanggar Lalu Lintas akan Ditindak Tegas

Khusus untuk harga bawang putih, tambah Lilis Suriani, kenaikan harga memang terjadi hampir di sejumlah daerah, termasuk di Kota Palangka Raya. Saat ini harga bawang putih sebesar Rp40 ribu per kilogram, sedangkan harga standarnya berkisar Rp35 ribu per kilogram.

Lilis Suriani menjelaskan, melalui sidak tersebut pihaknya memberikan informasi bahwa ketersediaan stok bawang putih di importer di pusat mencukupi hingga tujuh bulan ke depan.

Baca Juga :  Pemkab Lamandau akan Fasilitasi Pembentukan BUMDes

“Sidak ke pasar ini untuk memantau jalur distribusi, serta memberikan informasi bahwa ketersediaannya masih cukup dengan harga di importir Rp30.000 per kilogram,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri, Dinas Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Kalteng, Jenta mengatakan, saat ini harga bawah putih mengalami penurunan jika dibandingkan sebelumnya tembus Rp60 ribu per kilogram.

Baca Juga :  Tanggapi RPJMD 2021 - 2026, Dewan Kotim Minta Kinerja BUMD Ditingkatkan

Kasub Satgas Gakum Satgas Pangan Kalteng, AKBP Bayu Wicaksono menambahkan, saat ini belum ditemukan pelanggaran hukum karena adanya adanya pengendaliaan harga bahan pokok.

“Kami domainnya penegakan hukum, apabila terjadi pelanggaran hukum atau potensi pelanggaran hukum, kita akan melakukan upaya penegakan hukum,” ujarnya. (red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

BACA JUGA