SAMPIT, inikalteng.com – Upaya meningkatkan kepercayaan masyarakat terus dilakukan RSUD dr Murjani Sampit. Melalui pembangunan zona integritas, rumah sakit terbesar di Kotawaringin Timur ini memperkuat komitmen menghadirkan pelayanan yang bersih, adil, dan ramah bagi seluruh pasien.
Plt Direktur RSUD dr Murjani, dr Yulia Nofiany, menyebut bahwa perubahan harus dimulai dari pembenahan sistem. Tujuannya bukan hanya agar masyarakat lebih mudah mendapatkan layanan, tetapi juga agar pelayanan berjalan tanpa praktik tidak terpuji seperti pungli atau percaloan.
“Sistem yang baik akan memudahkan masyarakat dan sekaligus mencegah pungli. Itu yang sedang kami bangun,” ujar dr Yulia, Jumat (28/11/2025).
Penerapan layanan online disebut menjadi gebrakan yang paling berdampak. Sistem digital membuat alur pelayanan lebih jelas dan sekaligus menutup ruang percaloan yang dulu kerap meresahkan.
Selain itu, penggunaan Billing System memastikan seluruh tindakan medis tercatat otomatis. Hal ini penting untuk menjaga keakuratan administrasi sekaligus menghindari mark up yang merugikan pasien.
Evaluasi rutin juga dilakukan oleh Komite Mutu, yang setiap tiga bulan melakukan penilaian mendalam terhadap kinerja pelayanan. Hasilnya menjadi acuan perbaikan dari level manajemen hingga unit teknis.
Upaya menjaga zona integritas juga diwujudkan melalui pembinaan dan penindakan. Menurut dr Yulia, masih ada pihak yang mencoba memanfaatkan prosedur tertentu, seperti PBI dan Askes Pemda, untuk kepentingan pribadi.
“Kami tidak mentolerir penyimpangan. Kalau dari internal, kami tindak. Kalau dari luar, kami beri pemahaman agar tak terulang,” tegasnya.
Dengan sederet langkah tersebut, RSUD dr Murjani berharap dapat terus menjaga kepercayaan masyarakat dan menjadi rumah sakit yang benar-benar mengutamakan pelayanan jujur, profesional, dan transparan.
penulis : Ardi
Editor : Ika










