oleh

Rektor UPR Buka Turnamen Catur Mahasiswa

PALANGKA RAYA – UPR Cup 2019 secara resmi telah dimulai. Kegiatan khusus bagi kalangan mahasiswa ini dibuka oleh Rektor Universitas Palangka Raya (UPR) Dr Andrie Elia SE MSi di Aula Program Pascasarjana UPR, Rabu (4/12/2019).

Dalam sambutannya, Andrie Elia menjelaskan, penyelenggaraan UPR Cup 2019 ini bertujuan membentuk pendidikan karakter. Sehingga mahasiswa memiliki daya juang, daya saing, dan tidak pernah menyerah.

“Sesuai dengan Mars Olahraga yang dinyanyikan, mahasiswa harus menjadi patriot, harus terus berjuang, jangan pernah menyerah. Begitu juga secara akademik dan lain-lain, harus mampu berjuang menuju UPR Jaya Raya dan berdaya saing tinggi di tingkat regional, nasional, maupun internasional,” tukas Rektor.

Sementara itu, Ketua Panitia UPR Cup 2019, Simson Setia Dehen menjelaskan, UPR Cup 2019 dilaksanakan sejak 4 – 8 Desember 2019. Ada empat cabang olahraga yang dipertandingkan, yaitu catur, tenis meja, bulutangkis, dan sepak sawut sebagai eksibisi.

Baca Juga :  Pemkab Seruyan Tunda Pilkades Serentak

Tempat pertandingan sendiri, terbagi di empat lokasi, yakni Aula Program Pascasarjana, Stadion Mini, dan Gorseni UPR. Atlet mahasiswa yang bertanding berjumlah 130 orang, terdiri dari catur putera 46 orang, catur puteri 12 orang, tenis meja tunggal putera 19 orang, tunggal puteri 9 orang, dan tenis meja ganda putera enam pasangan.

Selanjutnya, cabang olahraga bulutangkis, tunggal putera 16 orang, tunggal puteri 14 orang, dan ganda putera delapan pasangan. Sedangkan cabang olahraga sepak sawut, terdapat sebanyak tujuh tim dengan anggota tim masing-masing tujuh orang.

Baca Juga :  34 Orang Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Mura

“Pemenang dalam UPR Cup 2019 nantinya, akan mewakili UPR dalam Pekan Olahraga Mahasiswa tingkat provinsi, dan Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional,” jelas Simson.

Usai rangkaian acara pembukaan, Rektor UPR Dr Andrie Elia bertanding catur sekaligus melawan tiga mahasiswa UPR.

“Saya ajak mahasiswa tanding catur. Ini untuk memotivasi memotivasi mereka mengolah daya pikir. Bagaimana berpikir itu terus menerus, agar sel-sel dalam otak selalu diasah,” ujar Dr Andrie Elia.(red)

Baca Juga :  UPR Lakukan Perubahan Cuti Bersama dan Penyesuaian Kegiatan Akademik

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA