PALANGKA RAYA, inikalteng.com – Menyambut Hari Raya Natal, 25 Desember 2021, Rektor Universitas Palangka Raya (UPR) Dr Andrie Elia SE MSi beserta keluarga menggelar open house secara terbatas. Pelaksanaan open house Natal tahun ini berbeda dari sebelumnya. Selain tamu yang datang jumlahnya terbatas, kegiatan yang digelar di rumah pribadi di Jalan Aries Nomor 39 Palangka Raya ini, juga menerapkan protokol kesehatan (prokes) untuk mencegah penularan Covid-19.
Pantauan awak media ini, sebelum memasuki rumah Rektor, para tamu terlebih dahulu dipersilakan mencuci tangan menggunakan sabun dan air pada tempat yang telah disediakan, atau menggunakan hand sanitizer, dan diukur suhu tubuhnya. Setelah itu, barulah yang bersangkutan masuk ke dalam rumah untuk bersilaturahmi dengan Rektor beserta keluarganya, dan tidak ada berjabat tangan.

Para tamu yang datang berasal dari Civitas Akademika UPR yakni pejabat dan pegawai rektorat, jajaran pimpinan fakultas, lembaga, dosen, serta pihak yang ada keterkaitannya dengan UPR, dan sudah di data dalam daftar undangan resmi. Mereka nampak datang bergantian untuk bersilaturahmi dan saling mengucapkan selamat Natal kepada tuan rumah.
Di antara para tamu tersebut, tampak Anggota DPR RI Dapil Kalteng H Agustiar Sabran beserta istri dan anak-anaknya, mantan Wakil Wali Kota Palangka Raya H Mofit Saptono dan istrinya, semua dekan fakultas lingkup UPR, dan beberapa tokoh masyarakat.

Waktu pelaksanaan open house ini juga dibatasi dari pukul 10.00 pagi sampai dengan 16.00 WIB, dan setelah jeda istirahat dilanjutkan pada pukul 18.00 hingga 20.00 WIB, tidak seperti pada tahun 2019 dan tahun sebelumnya yang sampai larut malam.
Sebagaimana kita ketahui, sudah menjadi kebiasaan umat Nasrani di Kalteng bahwa pada Hari Natal ada silaturahmi antarsesama keluarga, tetangga dekat maupun tetangga jauh. Wujud dari silaturahmi tersebut berupa saling berkunjung ke rumah-rumah keluarga, tetangga bahkan ada yang dalam bentuk open house. Namun dalam kondisi pandemi Covid-19 sekarang ini, semua kegiatan berupa tradisi atau kebiasaan tersebut dilakukan secara sederhana atau terbatas. Termasuk di rumah pribadi Rektor UPR Andrie Elia.
“Rumah ini tidak ada perubahan dari ketika sebelum saya menjadi rektor. Hanya ada pengecatan dinding dan plafon, serta penambahan foto-foto dan lampu saja,” ucap Andrie Elia saat berbincang-bincang dengan wartawan di sela menerima ucapan selamat Natal dari para tamu.
Sementara itu, H Agustiar Sabran kepada wartawan mengungkapkan harapannya agar masyarakat dapat memaknai hikmat Natal ini dengan meningkatkan rasa persatuan, persaudaraan dan kebersamaan dalam kehidupan sehari-hari. Dirinya bersama keluarga pada momen Natal, memang sudah biasa selalu berkunjung ke rumah kerabat, teman dan kenalan lainnya yang merayakan.
“Melalui momen Natal ini, mari kita tingkatkan rasa persaudaraan dan kebersamaan. Berbagai perbedaan yang ada, mari kita satukan. Semoga momen Natal ini membawa berkah agar masyarakat san daerah kita tetap rukun dan damai,” kata Agustiar yang juga Ketua Umum Dewan Adat Dayak Provinsi Kalteng. (red1)










