oleh

Perkuliahan UMP Terapkan Metode Daring Selama 20 Hari

Mahasiswa Diimbau Tidak Pulang Kampung

PALANGKA RAYA – Salah satu instruksi dari Rektor Universitas Muhammadiyah Palangka Raya (UMP), Dr Sonedi MPd, adalah meniadakan kegiatan belajar mengajar dengan metode tatap muka untuk sementara waktu selama 20 hari ke depan.

Dikatakan Sonedi, untuk meminimalisasi risiko merebaknya virus korona, kegiatan belajar mengajar di UMP diganti dengan metode baru yang terdiri dari metode kuliah daring, pemberian tugas terstruktur, maupun metode nontatap muka lainnya.

Baca Juga :  Petugas Gabungan di Seruyan Raya Razia Masyarakat Tak Gunakan Masker

“Dalam 20 hari ke depan, semua mahasiswa Universitas Muhammadiyah Palangka Raya akan melangsungkan proses pembelajaran secara daring tanpa tatap muka,” ujar Dr Sonedi, Senin (16/3/2020).

Karena itu, Rektor UMP meminta mahasiswanya sebaiknya tidak pulang kampung terlebih dahulu. Sebab, hingga saat ini, Kota Palangka Raya dan sekitarnya masih aman dan belum terindikasi daerah terjangkit Covid-19. Imbauan ini untuk meminimalisir transmisi lokal Covid-19.

Baca Juga :  Guru Penerima Sertifikat PPG Diminta Tingkatkan Kualitas Pendidikan

“Mahasiswa jangan pulang ke daerah asal. Apalagi ke daerah transmisi lokal Covid-19, lebih baik di sini karena sudah aman,” ujar Sonedi.

Dia juga menegaskan bahwa kabar yang enyebut bila perkuliahan di UMP dihentikan, tidaklah benar. Proses belajar mengajar tetap berjalan sesuai jadwal. Hanya saja, metode tatap muka di kelas diganti dengan metode daring.

Baca Juga :  Waspada Covid-19, UMP Keluarkan Enam Instruksi Khusus

“Tidak benar kalau kegiatan belajar mengajar ditiadakan. Yang benar adalah kita akan ganti metode. Berlaku sejak hari ini, Senin (16/3/2020),” tandas Dr Sonedi.(red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA