oleh

Penyusunan RPJMD Kotim Harus Memuat Kajian Akademik Berbasis Data

SAMPIT, inikalteng.com – Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Riskon Fabiansyah mengatakan, pihaknya telah melakukan diskusi dan kajian internal sebagai respon atas usulan Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kotim tahun 2021-2026 yang disampaikan pihak eksekutif.

“Dalam hal ini kami sampaikan beberapa pokok pikiran untuk menjadi rujukan dan dasar dalam pembahasan RPJMD 2021-2026. RPJMD Kotim tahun 2021-2026, sebagaimana kita ketahui merupakan amanat konstitusi yang disusun sesuai dengan visi misi pasangan calon,” ujarnya, Selasa (20/4/2021).

Baca Juga :  Masyarakat Harus Tetap Tenang

Anggota Fraksi Partai Golkar ini sangat berharap penyusunan RPJMD kali ini dapat menjadi momentum perubahan Kotim guna mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat Kotim. RPJMD tidak hanya kewajiban daerah, namun harus menjadi komitmen kepala daerah. Sehingga betul-betul menjadi solusi bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kotim.

Baca Juga :  Ketua Komisi III DPRD Kapuas Juga Terpapar Covid-19

“Janji-janji Bupati Kotim diharapkan sejalan dengan pembangunan yang dituangkan dalam lima program prioritas,” tegasnya.

Misalnya, dalam penyusunan harus sesuai dengan mekanisme dan peraturan perundang-undangan yang berlaku, memuat kajian akademik dengan basis data yang baik, memuat permasalahan-permasalahan yang ada, serta memuat kemajuan teknologi yang akan mempengaruhi keadaan daerah.

Baca Juga :  Ratusan Massa Tolak Omnibus Law Padati Halaman Kantor DPRD Kotim

“Semua pihak harus terlibat dan mampu mengakomodir semua potensi dan kepentingan yang ada di masyarakat,” jelas Diskon.

Kemudian, lanjutnya, memperhatikan Perda Nomor 1 Tahun 2018, serta perlu menjadi kajian mendalam guna mempercepat kemajuan daerah sebagai daerah industri yang ada di Kalimantan Tengah terutama Kabupaten Kotim. (ya/red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA