oleh

Penerimaan CASN 2021 di Kapuas Terancam Ditiadakan

KUALA KAPUAS, inikalteng.com – Pemerintah segera membuka pendaftaran Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahun 2021. Namun untuk Kabupaten Kapuas, penerimaan CASN 2021 ini terancam ditiadakan. Hal itu terjadi lantaran terganjal prasarana dan juga ketersediaan anggaran.

“Untuk tahun ini kemungkinan kita (Kabupaten Kapuas) belum bisa melaksanakan rekrutmen CASN (biasa disebut CPNS), karena prasarananya yang belum siap,” ungkap Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kapuas, Aswan, Jumat (21/5/2021).

Baca Juga :  Camat Bataguh Diharapkan Dapat Melanjutkan Program Camat Sebelumnya

Menurut Aswan, seleksi CPNS berbasis komputer atau Computer Assisted Test (CAT) harus dilaksanakan secara mandiri oleh daerah masing-masing. Sedangkan untuk Kapuas, fasilitas CAT tersebut masih dalam proses pengadaan.

“Seleksi sistem CAT inikan kita harus mandiri, sementara saat tes CPNS tahun kemarin saja, CAT-nya kita pinjam dengan pihak sekolah. Kemudian pada saat kompetensi bidang, kita ke Palangka Raya. Jadi, kita memang diharapkan mandiri, makanya tahun ini kita pengadaan untuk fasilitas CAT-nya,” jelasnya.

Baca Juga :  TMMD Perlu Dukungan Pemerintah Daerah

Terkait rekrutmen PPPK, menurut Aswan, tergantung kemampuan anggaran. Karena memang kemampuan Kabupaten Kapuas di tahun 2021 ini agak berat, di antaranya karena ada refocusing anggaran.

Aswan yang juga Plt Kepala Dinas Pertanian Kapuas ini berharap, tahun depan Kapuas siap melaksanakan seleksi CPNS secara mandiri. Karena dengan memiliki fasilitas CAT sendiri nantinya, tidak hanya digunakan untuk seleksi CPNS tapi bisa juga untuk kegiatan/seleksi lain, misalnya Ujian Kenaikan Pangkat (UKP) dan lainnya.

Baca Juga :  Dewan Apresiasi CSR yang Tepat Sasaran

“Dengan adanya fasilitas CAT, maka bisa digunakan untuk kegiatan lain, atau mungkin kita sewa dan dibuat regulasinya. Sehingga diharapkan nantinya berkontribusi untuk pendapatan asli daerah (PAD) dari BKPSDM,” pungkas Aswan. (sri/red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA