oleh

Pendaftar Membeludak, Baznas Kalteng Lakukan Survei

PALANGKA RAYA – Hari terakhir penerimaan program bantuan gerobak usaha, Rabu (30/9/2020), jumlah peminat ternyata cukup banyak. Dari hanya 20 paket yang disiapkan, berkas yang masuk lebih dari 100.

“Dari catatan kami, setidaknya ada 102 berkas yang masuk sampai tadi sore. Mereka berasal dari beberapa kecamatan di wilayah Kota Palangkaraya,” ujar Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Kalimantan Tengah bidang pendistribusian Kasdani.

Baca Juga :  Pemkab Katingan Diminta Berupaya Sediakan Jaringan Telekomunikasi di Kecamatan Petak Malai

Mewakili Ketua Baznas Kalteng Mustain Khaitami, dikatakan bahwa tingginya antusias peminat untuk mengikuti program gerobak bantuan usaha ini menunjukkan gairah masyarakat untuk berusaha. Terlebih dalam situasi pandemi seperti saat ini, tidak sedikit yang merasakan dampak pada usaha yang sebelumnya digeluti.

Paket bantuan gerobak usaha itu sendiri merupakan salah satu dari program Kalteng Sejahtera Baznas Kalteng periode 2020-2025 membantu pemerintah mengentaskan kemiskinan melalui optimalisasi dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang terhimpun.

Baca Juga :  Beli Alat PCR Swab Test, Ini Tanggapan Wakil Ketua I DPRD Palangka Raya

Dengan pengelolaan yang terencana serta terarah, diharapkan dana ZIS yang berasal dari para muzakki maupun aghniya bisa tumbuh dan bermanfaat bagi pemberdayaan ekonomi umat.

Menurut Kasdani, pada dasarnya program ini dimaksudkan bagi penerima manfaat yang betul-betul membutuhkan, sehingga perlu dilakukan seleksi ketat sebelum disalurkan.

“Kami telah membentuk petugas survei agar program ini tepat sasaran. Dalam survei juga akan dilakukan verifikasi langsung terhadap pendaftar,” terang dia.

Baca Juga :  Jalan Masuk Desa Bangkal Dipasangi Portal

Selain dari Baznas Kalteng, survei ini juga melibatkan mahasiswa dari IAIN Palangkaraya. Dengan begitu, independensi dan akurasi penilaian kelayakan lebih obyektif.

“Berikan informasi yang sejujurnya kepada petugas survei kami. Tidak ada biaya apapun bagi calon penerima manfaat,” kata Kasdani. (red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA