Pemprov Kalteng Laksanakan Gelar Pangan Murah

PALANGKA RAYA – Menghadapi Bulan Suci Ramadhan dan Idul Fitri 1441 Hijriyah, Pemprov Kalteng melalui Dinas Ketahanan Pangan setempat melaksanakan Gelar Pangan Murah. Pelaksanaan Gelar Pangan Murah, akan dilangsungkan hingga mendekati Idul Fitri 1441 Hijriyah dalam waktu dekat.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kalteng Lilis Suriani, saat ditemui wartawan, belum lama tadi, menuturkan, Gelar Pangan Murah sudah dilakukan setiap hari sejak awal bulan Ramadhan lalu sampai dengan mendekati Lebaran nanti.

“Gelar pangan murah, dilakukan untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pangan dengan harga yang lebih terjangkau. Bahan kebutuhan yang dijual, yakni beras, gula, telur, minyak goreng, bawang merah, bawang putih, daging beku, ayam beku, dan sayur-sayuran,” terangnya.

Adapun bahan kebutuhan yang dijual, harganya lebih murah dibandingkan harga di pasaran. Karena untuk gula, pihaknya langsung bekerjasama dengan Perum Bulog Divre Kalteng, sehingga harganya hanya Rp12,500 per Kg, beras dan sayuran didapat langsung dari petani. Selain itu untuk minyak goreng, bawang merah, dan bawang putih bekerjasama dengan distributor.

“Ini dilakukan untuk memotong mata rantai distribusi barang yang begitu panjang supaya lebih pendek. Jadi harganya akan lebih murah. Tapi dalam melakukan pembelian dilakukan pembatasan, 1 orang hanya bisa membeli gula sebanyak 2 Kg, beras hanya 10 Kg, dan minyak goreng hanya 2 liter,” sebutnya.

Lilis Suriani menambahkan, pihaknya juga menyediakan paket sembako dengan harga Rp100 ribu per paket. Paket tersebut, berisikan 5 kg beras, 2 liter minyak goreng, dan 2 kg gula. Untuk puasa dan menjelang lebaran, kami meyiapkan ribuan paket sembako,” katanya.

Sementara pelaksanaan Gelar Pangan Murah, dilaksanakan di Pasar Mitra Tani, yang terletak di lingkungan Dinas Ketahanan Pangan Kalteng. Namun karena saat ini terjadi pandemi covid-19, maka pelaksanaannya tetap memerhatikan physical distancing.

“Proses pembelian bahan pangan tersebut, dilakukan dengan cara pesanan melalui WhatsApp. Hari ini di pesan, besok di kirim. Bahkan kalau yang dibeli tersebut banyak, maka bisa geratis ongkos kirimnya,” tutup Lilis Suriani. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *