oleh

Pemprov Kalteng Kembali Gelar Ritual Tiwah Massal

PALANGKA RAYA – Ritual keagamaan umat Kaharingan di Kalteng, diharapkan dapat menarik minat masyarakat dan wisatawan untuk turut menyaksikan. Seperti yang kembali digelar oleh Pemprov Kalteng melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kalteng di Desa Sigi, Kabupaten Pulang Pisau (Pulpis).

Tiwah kali ini dilakukan secara massal yang diikuti oleh 14 kepala keluarga (KK), dan dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Pulpis, Pudjirustaty Narang, akhir pekan kemarin.

Kepala Disbudpar Kalteng Guntur Talajan mengatakan, Tiwah Massal ini terbuka untuk umum. Di mana masyarakat maupuan wisatawan bisa melihat secara langsung prosesi berjalannya acara ritual tersebut. Apalagi Desa Sigi berada di jalur lintas beberapa kabupaten dari dan ke Kota Palangka Raya.

Baca Juga :  Yamaha FC Juarai Turnamen Futsal AFK Batara Cup

“Acara Tiwah Massal ini lokasinya berada di pinggiran jalan. Sehingga masyarakat maupun wisatawan dapat dengan mudah menyaksikannya,” kata Guntur Talajan di Palangka Raya, kemarin.

Dijelaskan, pelaksanaan Tiwah Massal kali ini adalah yang kedua kalinya, karena pada tahun 2018 lalu, juga digelar kegiatan serupa. Sebelum digelar, kegiatan ini sudah melalui berbagai tahapan. Di antaranya musyawarah mufakat, dan menentukan lokasinya yang dinilai tepat. Desa Sigi dipilihnya setelah melalui berbagai pertimbangan. Salah satunya adalah akses jalan daratnya yang relatif mudah untuk dijangkau.

Baca Juga :  Pembekalan KKN-T Periode I 2020 Resmi Dibuka

“Lokasi ritualnya berada di tepi jalan. Tentu ini memudahkan masyarakat untuk melihat secara langsung kegiatan ritual Tiwah Massal tersebut,” kata Guntur Talajan.

Diungkapkan, Desa Sigi memiliki sejarah tersendiri dan menyimpan banyak hal berkaitan dengan pelaksanaan ritual keagamaan Kaharingan. Hal itu dapat dilihat dari banyaknya ornamen maupun barang-barang khusus berciri khas agama Kaharingan yang merupakan peninggalan orang-orang terdahulu di desa ini. Di antaranya “Sandung” yang jumlahnya cukup banyak, dan memiliki histori tersendiri.

Baca Juga :  Bupati dan Kapolres Mura Pantau Kesiapan Posko Penanganan Covid-19

“Kegiatan Tiwah Massal Kalteng ini, rutin digelar setiap tahun. Bahkan kini sudah masuk dalam Calenderr Of Even (CoE) Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI,” ungkap mantan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalteng ini.(red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA