oleh

Pemkab Mura Gelar Rapat TEPRA Secara Virtual

PURUK CAHU, inikalteng.com – Rapat Tim Evaluasi dan Pengawasan Realisasi Anggaran (TEPRA) Kabupaten Murung Raya tahun 2021, rapat TEPRA triwulan I tingkat Kabupaten Murung Raya (Mura) dilaksanakan secara tatap muka terbatas dan secara virtual.

Kegiatan ini dipusatkan di Aula A kantor Bupati Murung Raya dan secara virtual di kantor masing-masing diikuti sejumlah kepala perangkat daerah, camat se-Kabupaten Murung Raya.

Dalam kesempatan itu, Bupati Murung Raya Perdie M Yoseph mengikuti terpisah secara virtual bertempat di Aula Kantor Kecamatan Muara Laung, Selasa (20/4/2021).

Realisasi penerimaan pendapatan Kabupaten/ Kota se-Kalimantan Tengah 31 maret 2021, Kabupaten Murung Raya berada di peringkat 6 dari 14 Kabupaten/Kota se-Kalimantan Tengah.

Baca Juga :  Ketua Komisi III DPRD Kapuas Juga Terpapar Covid-19

Sekretaris Daerah Kabupaten Murung Raya, Hermon menyampaikan, dalam penyerapan anggaran yang perlu dicermati akan kegiatan-kegiatan prioritas yang dilakukan, supaya ada hal-hal yang bisa dilakukan menjadi upaya percepatan dalam rangka penyerapan anggaran kegiatan fisik di lapangan. Kemudian optimalisasi untuk serapan anggaran dalam rangka menggerakkan ekonomi masyarakat sendiri di tengah pandemi.

“Beberapa kendala terakait penyerapan anggaran, yaitu adanya refocusing anggaran sehingga menimbulkan keraguan bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk melaksanakan program kegiatan yang kemungkinan terdampak dari refocusing tersebut. Berubahnya sistem keuangan daerah dari Simda menjadi SIPD yang tidak disertai dengan pelatihan yang cukup bagi operator keuangan masing-masing OPD serta adanya aplikasi ganda pada Sistem Keuangan Daerah (SIPD dan SIMDA) sehingga menimbulkan kebingungan bagi beberapa OPD dalam penginputan data,” ucapnya.

Baca Juga :  ASN dan Tenaga Honorer Harus Lebih Displin Terapkan Prokes

Sementara itu, Bupati Murung Raya dalam arahanya berharap agar OPD lainnya bisa meningkatkan lagi dalam hal penyerapan anggaran dan menyampaikan apa yang menjadi kendala.

Perdie berhadapan dengan berbagai hal refocusing anggaran, kemudian yang berikutnya lagi sistem yang sejalan dengan aplikasi dan semuanya adalah menuntut keberanian ataupun ketergantungan untuk melaksanakan itu semua, karena itu ketika ada kendala bisa cepat di komunikasikan agar segera ditangani dengan kerja sama.

Baca Juga :  Indonesia Berperan Penting dalam Pembentukan Energi Terbarukan

“Kita akan terus melakukan evaluasi dan penilaian dalam pelaksanaan kegiatan baik pada tingkat keberhasilan maupun yang menjadi kendala-kendala atau permasalahan yang dihadapi”.

“Terima kasih kepada 10 OPD teratas yang serapan anggarannya yang cukup optimal,” pungkas Perdie. (dy/red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA