Pemkab Kotim Diminta Segera Perbaiki Jalan DI Panjaitan

SAMPIT, inikalteng.com – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) diingatkan untuk aktif melakukan pemeliharaan jalan di dalam Kota Sampit, terutama untuk jalur-jalur yang banyak rusak dan berlubang. Seperti halnya Jalan DI Panjaitan kawasan Pasar Sejumput, Kecamatan MB Ketapang. Jalan itu harus segera diperbaiki, karena sudah banyak yang rusak dan berlubang, sehingga bisa membahayakan para pengguna jalan.

Menurut Anggota Komisi IV DPRD Kotim, Bunyamin, pemeliharaan ruas jalan tersebut dapat dilakukan dengan penambalan terhadap titik-titik yang mengalami kerusakan parah.

“Saat ini banyak keluhan dari masyarakat pengguna jalan, dan meminta agar pemerintah daerah ataupun pihak penyelenggara jalan kabupaten segera melakukan perbaikan,” kata Bunyamin di Sampit, Kamis (24/2/2022).

Dijelaskan, aturan tentang jalan rusak tertuang dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) pasal 4 dan pasal 273. Pada pasal 273, dinyatakan bahwa pengguna jalan yang mengalami kecelakaan hingga mengakibatkan luka hingga meninggal dunia bisa mengajukan gugatan ganti rugi.

Dalam pasal itu, terdapat alternatif bagi pejabat penyelenggara jalan untuk membayar ganti rugi atau lanjut ke ranah pidana. Ganti rugi yang bisa diperoleh maksimal Rp12 juta hingga Rp120 juta. Sedangkan ancaman pidana jika gugatan ganti rugi tidak dibayarkan, maksimal bisa mencapai lima tahun penjara. “Kalau korban kecelakaan sampai meninggal dunia, ancaman hukuman bagi pejabat penyelenggara jalan maksimal 5 tahun,” tandas Bunyamin.

Selain Jalan DI Panjaitan, jalur yang juga harus diperhatikan tersebut ada di wilayah Baamang, yakni Jalan Ki Hadjar Dewantara, karena banyak ditemukan lubang menganga. Padahal akses itu digunakan untuk menuju empat sekolah dan dua perguruan tinggi.

“Kami juga minta lubang-lubang yang ada di jalur ini diperbaiki. Karena kalau ada hujan, lubang itu tidak terlihat dan kerap membuat pengguna jalan nyaris terjatuh,” kata Kurnadi, salah seorang mahasiswa yang selalu melewati jalur jalan tersebut.(ya/red1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *