oleh

Pemkab Kotim Diminta Menginventarisir Izin TUKS dan Tersus

SAMPIT – Anggota Komisi I DPRD Kotawaringin Timur (Kotim), Rimbun ST, meminta pemerintah daerah setempat untuk menginventarisir seluruh perizinan Tempat Untuk Kepentingan Sendiri (TUKS) dan Terminal Khusus (Tersus) yang ada di wilayah Kabupaten Kotim.

“Inventarisir itu guna memastikan kegiatan usaha yang dilakukan investor berjalan sesuai aturan yang berlaku. Dengan begitu, maka daerah tidak dirugikan terutama dalam hal pendapatan asli daerah (PAD). Jadi, perlu adanya inventarisir,” kata Rimbun di Sampit, Jumat (7/8/2020).

Rimbun mengungkapkan, inventaris dan evaluasi itu sangat penting dilakukan guna mengetahui secara pasti apakah izin yang dimiliki sebuah usaha, sudah sesuai dengan peruntukkannya atau tidak, serta sudah sesuai dengan aturan ketentuan atau tidak.

Baca Juga :  Protokol Kesehatan di Sekolah Wajib Dilaksanakan

“Banyaknya TUKS dan Tersus yang beroperasi di wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur selama ini, juga menyulitkan pengawasan terhadap kegiatan usaha bidang kepelabuhanan itu sendiri. Dalam opersionalnya rawan disalahgunakan,” jelas Rimbun.

Kepada pihak Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Sampit, Rimbun meminta agar menjalankan dan meningkatkan fungsi pengawasan secara profesional. Jangan sampai ada kegiatan usaha kepelabuhanan beroperasi tidak sesuai dengan perizinan, aturan, dan ketentuan yang berlaku.

Baca Juga :  Pemkab Kotim Didorong Cari Potensi Peningkatan PAD

Karena itu, sesuai tugas dan fungsi Komisi I DPRD Kotim yakni membidangi pemerintahan dan perizinan, maka dalam waktu dekat pihaknya menjadwalkan untuk turun ke lapangan guna mengecek seluruh perizinan usaha bidang kepelabuhanan.

“Hal itu sudah menjadi agenda kami khususnya Komisi I DPRD Kotim yang dalam waktu dekat akan segera turun ke lapangan untuk mengecek seluruh perizinan bidang usaha kepelabuhanan di Kotim, dengan membawa pihak pemerintah daerah,” ungkap Rimbun.

Baca Juga :  Legislator di Kotim Soroti Batasan Tarif Rapid Test dari Kemenkes

Ketika ditanya perusahaan mana yang dalam waktu dekat akan dicek oleh Komisi I DPRD Kotim, menurut Rimbun, pihaknya sudah mengantongi beberapa nama perusahaan yang dalam waktu dekat akan segera disambangi.

“Sudah ada beberapa nama yang kami kantongi terkait perusahaan mana saja yang akan kami cek perizinannya. Tidak menutup kemungkinan apabila sudah kami cek perizinannya, jika ternyata tidak lengkap, maka akan berujung kepada pengevaluasian izinnya,” imbuh Rimbun.(red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA