oleh

Pemdes Diminta Percepat Pencairan DD Tahap Ketiga

NANGA BULIK, inikalteng.com – Pemerintah Kabupaten Lamandau melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMDes) meminta para kepala desa (kades) dari delapan kecamatan yang ada untuk mempercepat pencairan Dana Desa (DD) tahap ketiga, agar pertanggungjawaban pengelolaannya  bisa tepat waktu.

“Kami sudah menyurati camat untuk mendesak para kepala desa dalam mempercepat proses pencairan DD tahap ketiga agar segera dilakukan. Mengingat tahun anggaran 2021 segera berakhir,” kata Kepala DPMDes Lamandau Drs Muriadi MSi saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Kamis (14/10/2021).

Baca Juga :  Dana Desa Perlancar Roda Ekonomi Desa

Muriadi menambahkan, surat pemberitahuannya sudah disampaikan kepada pemerintah kecamatan. Dalam hal ini Camat diminta agar mengarahkan kepada masing-masing kades di wilayahnya untuk mengusulkan pencairan pada tahap ketiga ini. Syarat pengajuan usulan tersebut harus melengkapi sejumlah dokumen sesuai Peraturan Bupati Lamandu.

“Apabila tidak segera mengajukan pencairan DD tahap ketiga, bisa berakibat kurang baik. Karena dianggap penggunaan anggaran tersebut tidak terserap, dan bahkan dianggap hangus oleh pemerintah. Terkait dengan upaya percepatan ini, tentunya camat dan kades agar dapat saling berkoordinasi,” ungkapnya.

Baca Juga :  Babinsa Monitoring Pelaksanaan Program Hasil Pembangunan di Desa

Menurut mantan Kepala Bappeda Lamandau ini, pagu yang diterima setiap desa nantinya tidak sama dan bervariasi. Pagu itu dihitung berdasarkan luas wilayah, jumlah penduduk, dan jumlah penduduk miskin hingga kondisi geografis desa. Sehingga, dalam pencairannya ada desa yang menerima paling besar, dan ada yang kecil.

Baca Juga :  Pertanggungjawaban Dana Desa Harus Tepat Waktu

“Pencairan tersebut baru bisa dilakukan jika desa sudah bisa menyelesaikan laporan pertanggungjawaban keuangan pada tahap sebelumnya. Karena itu sebagai syarat pencairan DD sesuai aturan yang mengacu Perbup berdasarkan hasil evaluasi Gubernur Kalteng,” ujar Muriadi.

Dia berharap, geliat pembangunan dapat diwujudkan oleh pemerintah desa bersama dengan masyarakat setempat. Termasuk mengelola administrasi dan keuangan pelaksanaan kegiatan pembangunan sarana dan prasarana desa dengan mekanisme swakelola yang melibatkan masyarakat.(hy)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA