oleh

Pemanfaatan Peralatan Damkar Kotim Diharapkan Bisa Dimaksimalkan

SAMPIT – Ketua DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Dra Rinie, berharap agar Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) setempat dapat memaksimalkan pemanfaatan peralatan yang ada guna memadamkan api, dan dalam menghadapi kemungkinan terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Harapan itu diungkapkan Rinie saat mengecek kesiapan personil dan peralatan Damkar Kotim, di Sampit, belum lama ini.

“Saya belum lama ini ada mengecek kesiapan damkar dalam menghadapi karhutla. Damkar dan juga Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) adalah ujung tombak pemerintah dalam menghadapi karhutla di lapangan,” ujar Rinie kepada wartawan, Selasa (29/9/2020).

Baca Juga :  Karang Taruna Seruyan Raya Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir

Rinie mengakui bahwa peralatan yang dimiliki Damkar Kotim saat ini masih kurang memadai, terutama mobil operasionalnya. Namun akan tercukupi karena ada tim dari Polri, TNI dan BPBD, yang nantinya mereka bisa bersama-sama bergerak di lapangan ketika terjadi karhutla.

“Untuk unit di damkar ini sendiri, sementara menggunakan yang ada ini saja. Karena kita tahu kondisi keuangan daerah saat ini belum stabil, belum bisa digunakan untuk belanja dan membangun. Oleh sebab itu, kita semua harus tetap sabar sampai wabah virus corona berlalu,” ujar Rinie.

Baca Juga :  Harga Jual Gas LPG 3 Kg Masih Jadi Polemik

Dia juga mengimbau kepada seluruh masyarakat supaya tidak membakar lahan, karena kondisi cuaca saat ini tidak menentu. Jika tidak ada hujan selama satu minggu saja, sudah ada lahan yang terbakar. Parahnya lagi, baru hujan sehari atau dua hari, sejumlah desa di wilayah utara Kotim banyak yang terendam air.

“Artinya, kembali kepada kita semua, harus tetap berhati-hati dan waspada,” tukasnya.(red)

Baca Juga :  Kotim Berupaya Menuju ke Zona Hijau Penyebaran Covid-19

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA