oleh

Pedagang Pasar Saik akan Dipindah

NANGA BULIK, inikalteng.com – Pemerintah Kabupaten Lamandau melalui Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (Disperindagkop dan UMKM) setempat akan memindahkan para pedagang Pasar Saik ke Pasar Induk Nanga Bulik

“Kami harus melakukan sterilisasi para pedagang pasar, karena realisasi pembangunan pasar Induk jalan poros trans Kalimantan di Kota Nanga Bulik penggunaannya sudah di depan mata,” ujar Kepala Disperindagkop dan UMKM Lamandau Penyang Lanen di aula DKUKMPP Lamandau, kemarin

Ditambahkan dia, pemindahan pedagang Pasar Saik ke Pasar Induk itu dimaksudkan untuk memudahkan pelaksanaan kegiatan pasar. Bahkan area pasar itu lebih steril, aktivitas pedagang maupun pembeli lebih nyaman.

Baca Juga :  Masyarakat Diminta Manfaatkan Lahan Kosong

“Relokasi ini agar para pedagang mendapatkan tempat yang layak untuk berjualan. Dan fasilitasnya sangat memadai untuk para pedagang maupun pengunjung pasar lebih aman dan tertib. Relokasi ini juga untuk meminimalisir terjadinya hal yang tidak diinginkan dalam melakukan transaksi jual beli,” ungkap Penyang.

Menurut mantan Kepala BKD ini, pihaknya sudah menyosialisasikan kepada para pedagang tersebut untuk pindah ke pasar induk. Setiap pedagang yang akan direlokasi sudah mengetahui aturan-aturan serta informasi tentang pelaksanaan relokasi yang akan dilaksanakan oleh Pemda Lamandau.

Baca Juga :  Wakil Wali Kota Palangka Raya Hadiri Rakornas Penanggulangan Bencana

“Di antara isi sosialisasi tersebut adalah memindahkan pedagang kios pada Pasar Nanga Bulik dan Pasar Saik yang telah didata, diverifikasi, serta divalidasi oleh tim koordinasi pelaksanaan kegiatan relokasi pedagang menuju Pasar Induk,” kata Penyang.

Disebutkan dia, untuk mendapatkan satu kios atau los, pedagang harus menunjukkan Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP). Dalam satu Kartu Keluarga (KK) hanya boleh satu nama. Pedagang yang direlokasi ke Pasar Induk Nanga Bulik hanya mendapat satu kios atau los sesuai jenis barang dagangannya.

Baca Juga :  Kotim Mulai Buka Pembelajaran Sistem Tatap Muka

“Setelah direlokasi ke pasar
induk nanga bulik, kita ingin para pedagang dari Pasar Nanga Bulik dan Pasar Saik tersebut, dapat mempergunakan lebih dari satu kios atau los sesuai dengan jenis barang dagangannya berdasarkan data pedagang yang telah diverifikasi oleh tim,” jelas Penyang.(hy/red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA