oleh

Para Bakal Calon Rektor UPR Kembali Beradu Visi dan Misi

PALANGKA RAYA, inikalteng.com – Sosialisasi Bakal Calon Rektor Universitas Palangka Raya (UPR) Periode 2022-2026 terus berlangsung sesuai jadwal yang telah ditetapkan panitia pelaksana pemilihan.

Dalam sosialisasi di Fakultas Hukum (FH) UPR, Selasa (26/7/2022), sepuluh orang bakal calon kembali memaparkan visi, misi dan programnya. Pemaparan itu dilanjutkan sesi tanya jawab antar para bakal calon, dan juga dengan audiens yang terdiri atas unsur Senat Universitas, Senat Fakultas, para dosen dan perwakilan mahasiswa.

Secara umum, semua bakal calon rektor ini sepakat untuk bagaimana membawa UPR ke depan tidak hanya maju di bidang pembangunan fisik saja, tapi juga harus mampu untuk terus melakukan pengembangan SDM unggul di Provinsi Kalteng.

Baca Juga :  DAD Harus Mampu Bersinergi dengan Pemerintah

Ditemui usai sosialisasi, Dekan FH UPR Prof Dr H Suriansyah Murhaini SH MH mengharapkan, dengan disampaikannya visi, misi dan program oleh bakal calon rektor ini, maka bisa didengar, dilihat dan disimak bahkan dipelajari mau dibawa ke mana UPR ke depan.

“Inilah pentingnya kita memilih rektor yang visioner ke depan dalam membawa UPR ini untuk bisa menjadi universitas unggul baik dalam riset, pembelajaran dan lain sebagainya. Itu penting untuk nantinya disahkan di Senat,” kata Suriansyah didampingi Ketua Panitia Pemilihan Rektor UPR Prof Dr Joni Bungai.

Baca Juga :  DPD RI Yakin Kalteng Mampu Melaksanakan Pilkada 2020

Khusus bagi FH sendiri, menurut Suriansyah, banyak hal yang diharapkan. Terutama bagaimana meningkatkan mutu, kualitas dan akreditasi. Karena bagaimanapun juga di Kalteng ini UPR adalah universitas terbesar. Sehingga sangat perlu peningkatan dan pengembangan kualitas para dosennya. Di samping itu, para doktor juga agar mempercepat pengusulan gelar guru besarnya.

Baca Juga :  Ary Egahni Kembali Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan, Kali ini di Kecamatan Mantangai

“Karena salah satu syarat untuk mendirikan program S3 adalah minimal ada dua orang bergelar Guru Besar, dan hasil penelitiannya bereputasi inrernasional. Ini yang harus kita kejar secara cepat,” ungkapnya.

Kepada para bakal calon, Suriansyah berpesan bahwa semuanya sudah baik. Namun demikian, apapun nanti hasilnya, semua harus menerima. Karena yang akan terpilih hanya satu orang. Kalaupun ada kekurangan, semuanya harus bersama-sama dan saling mendukung untuk memperbaikinya. (red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

BACA JUGA