oleh

Membaca dan Literasi Berperan dalam Pembangunan Kalteng Berkah

PALANGKA RAYA – Sekda Kalteng Fahrizal Fitri menyebut, aktivitas membaca dan literasi memiliki peran penting dalam pencapaian pembangunan Kalteng Berkah. Dengan begitu, besarnya potensi sumber daya alam dan keanekaragaman hayati yang dimiliki Kalteng, dapat dikelola untuk kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat.

Pernyataan tersebut, disampaikan Fahrizal Fitri mewakili Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran dalam kegiatan Pengukuhan Bunda Literasi, Pengukuhan Duta Baca Daerah Kalteng, dan Pengukuhan Pokja PAUD Kalteng, sekaligus Pencanangan Kalteng Membaca, di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalteng, Selasa (15/9/2020).

Baca Juga :  50 Warga Palangka Raya Dilatih Kelola Destinasi Wisata

“Sebagaimana tertuang dalam UUD 1945, alinea keempat yang berbunyi mencerdaskan kehidupan bangsa, dan Pasal 31 Ayat 5, maka kegiatan tersebut merupakan bukti dan komitmen Pemprov Kalteng dalam mencerdaskan kehidupan bangsa melalui aktivitas membaca dan literasi,” ujarnya.

Sedangkan untuk mewujudkan visi dan misi Gubernur Kalteng Periode 2016-2021, utamanya dalam bidang pendidikan, diperlukan upaya mengajak semua lapisan masyarakat Kalteng untuk membudayakan gemar membaca dengan Gerakan Kalteng Membaca. Sehingga Pemprov Kalteng, telah ikut berkontribusi dalam mewujudkan cita-cita luhur bangsa Indonesia dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

Baca Juga :  Pemko Palangka Raya Berlakukan Semi Karantina Wilayah

Sebabnya untuk mendorong pembudayaan Kalteng membaca, diperlukan Bunda Literasi dan Duta Baca dari Kalteng sebagai role model public figure. Bunda Literasi dan Duta Baca Kalteng, akan berperan aktif dalam menyosialisasikan aktivitas membaca dan literasi di Kalteng, baik melalui keluarga satuan pendidikan dan masyarakat demi tercipta generasi yang cerdas, kreatif, dan inovatif.

Sekda Kalteng ini menambahkan, saat ini Pemprov Kalteng melalui Dinas Perpustakaan dan Arsip, didukung Dinas Perpustakaan dan Kearsipan 14 kabupaten dan kota se-Kalteng dengan dibantu Bunda Literasi dan Duta Baca memiliki satu tujuan, yaitu menindaklanjuti ketentuan UU Nomor 43 Tahun 2007 dengan menyosialisasikan Perpustakaan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Kalteng.

Baca Juga :  Pemkab Seruyan Diminta Serius Antisipasi Karhutla

Bahkan selain menciptakan pembelajaran sepanjang hayat, Perpustakaan juga berfungsi sebagai tempat belajar masyarakat, wahana dalam mencari informasi, serta rekreasi. Tidak hanya mencerdaskan, tetapi juga memberdayakan masyarakat. (red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA