oleh

Libatkan Mahasiswa, PKMD dan GMR UMPR akan Bermanfaat Bagi Masyarakat

PALANGKA RAYA, inikalteng.com – Supaya mahasiswa dan mahasiswi yang menempuh pendidikan di Universitas Muhammadiyah Palangka Raya (UMPR) mendapat manfaat bagi masyarakat. UMPR meluncurkan Program Kolaborasi Mahasiswa Dosen (PKMD) dan Gerakan Mahasiswa Relawan (GMR), di Kampus II UMPR Jalan Anggrek, Palangka Raya, Selasa (24/1/2023).

Rektor UMPR, Muhammad Yusuf menjelaskan program ini juga akan membuat mahasiswa mendapatkan pengalaman bahkan dosen pendamping juga dapat melakukan penguatan teori.

Baca Juga :  Warga Palangka Raya Diajak Terapkan Pola Hidup Sehat

“Tentunya program ini akan mendapatkan pengalaman buat mahasiswa dan mahasiswi serta manfaat bagi masyarakat,” Kata Muhammad Yusuf ketika diwawancarai awak media.

Yusuf sapaan akrabnya menambahkan,
untuk melancarkan program baru ini, pihaknya menyediakan armada untuk kegiatan itu. “Kita siapkan armada untuk program ini,” lanjut Rektor.

Dia menerangkan program tersebut melibatkan mahasiswa untuk masuk ke dalam persoalan-persoalan. Seperti di kesehatan, ada relawan menunggu orang sakit untuk petugas kesehatan, relawan pendampingan anak kecanduan gadget untuk Mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP).

Baca Juga :  Menko Perekonomian Optimis Program Food Estate Kalteng Sukses

“Fakultas pertanian , pendampingan bertanam di gambut, Fakultas Teknik, pendampingan relawan masyarakat membangun di lahan gambut dan rawa,” imbuhnya.

Di sisi lain, menurut Rektor, pihaknya meluncurkan mulainya proses pembukaan prodi kedokteran, sebagai bentuk partisipasi kepedulian UMPR kepada masyarakat kalimantan tengah.

“Untuk menyediakan tenaga kesehatan memberikan kesempatan bagi anak-anak Kalteng untuk berkuliah di Fakultas Kedokteran,” imbuhnya.

Baca Juga :  Edukasi Pentingnya Rapid Test akan Dioptimalkan

Sementara itu, Presiden Mahasiswa (Presma) BEM UMPR, Arif Bayu Basyariman mendukung program yang diinisiasi oleh pimpinan UMPR. Ia menilai program tersebut sangat bermanfaat dan positif bagi mahasiswa.

“Karena mahasiswa memang perlu disiplin ilmu yang memang betul-betul dilakukan di lapangan dalam artian tidak di ruangan saja, di lapangan kita butuh praktIk disiplin ilmu itu,” tambahnya.(ard/red2)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA