oleh

Korban Ketinting Tenggelam di Mantangai Ditemukan Tewas

KUALA KAPUAS – Seorang pria muda bernama Heriyo (18) yang dikabarkan hilang dalam kecelakaan air, di sungai Dusun Tanjung Jaya, Desa Muroi Raya, Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas, pada Senin 11 Januari 2021 lalu, sekitar pukul 17.00 WIB, akhirnya berhasil ditemukan. Namun, korban ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia pada Rabu (13/1/2021) sore, sekitar pukul 17.00 WIB.

Penemuan jasad korban setelah dilakukan pencarian oleh tim gabungan dari Polri, TNI, masyarakat dan relawan.

Baca Juga :  Bawaslu Kotim Diminta Telusuri Dugaan Mobilisasi Pemilih

“Korban ditemukan meninggal dunia dengan posisi mengapung di Sungai Muroi, Dusun Tanjung Jaya, Desa Muroi yaitu sekitar 300 meter dari TKP kecelakaan,” kata Kapolsek Mantangai Iptu Catur Winarno, Kamis (14/1/2021).

Korban kemudian dievakuasi dari Dusun Tanjung Jaya, Desa Muroi Raya, Kecamatan Mantangai menuju ke Desa Bukit Batu menggunakan sarana ketinting.

“Dan dilanjutkan menggunakan mobil ambulans jenazah menuju ke rumah duka di Kelurahan Kereng Bangkirai, Palangka Raya,” ungkap Catur.

Baca Juga :  Disnaker Kapuas Upayakan Pemulihan Ekonomi Masyarakat Terdampak Pandemi Covid-19

Sebelumnya, diketahui kecelakaan satu buah ketinting atau perahu kecil milik warga itu memuat tiga orang yakni Heriyo (18) warga Kelurahan Kereng Bangkirai, Palangka Raya, dan Ernawati (20) warga Saka Tamiang Kapuas Barat, dan Nur Aini (18) warga Kelurahan Langkai, Palangka Raya.

Dimana mereka bertiga kala itu bermaksud pergi ke Desa Muroi dari tempat mereka bekerja di lokasi tambang masih wilayah Kecamatan Mantangai. Mereka kemudian menaiki perahu kecil warga dan akhirnya mengalami kecelakaan air.

Baca Juga :  Pergantian Tahun, Polres Kapuas Berlakukan Batasan Jam Malam

Kapolsek membeberkan uraian singkat kejadian sementara, saat ketinting menepi, dan Heriyo ke bagian belakang untuk menghidupi mesin. Tiba-tiba ketinting melayang ke tengah dan terhalang jembatan.

“Setelah itu, Erna dan Nur Aini sempat naik ke atas jembatan, sedangkan Heriyo terjepit di bawah jembatan. Saat badannya hendak ditarik ke atas, tiba-tiba ketinting terbelah menjadi dua bagian dan mengakibatkan dia terseret arus air,” bebernya. (hy/red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA