oleh

Kitadaya Katingan Diharapkan Jadi Promotor Promosi Pariwisata Daerah

KASONGAN – Wakil Bupati Katingan Sunardi NT Litang menaruh asa besar kepada Komunitas Pecinta Budaya dan Alam Kabupaten Katingan (Kitadaya Katingan) untuk menjadi promoter promosi pariwisata di Bumi Penyang Hinje Simpei. Pasalnya, banyak objek wisata dan kekayaan budaya daerah yang mempunyai human interest tinggi.

“Kitadaya Katingan adalah wadah yang sangat strategis sebagai motor penggerak pariwisata Katingan. Karena ketika kita berbicara budaya dan alam, maka potensinya adalah pariwisata,” ungkap Sunardi NT Litang saat memimpin rapat pembentukan AD/ART dan Pengurus Kitadaya Katingan, Senin (16/11/2020) malam, di Rumah Jabatan Wakil Bupati Katingan, di Jalan Ahmad Yani, Kasongan.

Baca Juga :  Lahan Pertanian Masyarakat Perlu Ada Perlindungan

Sunardi NT Litang yang juga sebagai pembina komunitas memberikan motivasi kepada seluruh anggota Kitadaya Katingan agar serius untuk mewujudkan visi misi dan program.

“Jangan sampai komunitas ini nanti tidak ada pergerakan, malahan orang-orangnya tidak ada, hanya ada nama saja,” imbuhnya.

Baca Juga :  Gerakan Pramuka Kalteng Diminta Proaktif dengan Segala Potensinya

Maka dari itu, Kitadaya Katingan harus menunjukkan keseriusan untuk pelestarian dan promosi budaya dan alam dengan berbagai kegiatan, meskipun tidak dalam skala besar.

“Banyak aksi yang bisa dilakukan, diantaranya dengan selalu mendokumentasikan setiap berkunjung ke situs budaya maupun objek wisata alam. Hasil dokumentasi itu bisa dipromosikan melalui media sosial, seperti Facebook, YouTube maupun blog di internet,” lugasnya.

Baca Juga :  Tiba di Lamandau, Ratusan Vaksin Covid-19 Dikawal Ketat

Dengan kata lain, lanjutnya, pemuda yang bergabung di Kitadaya Katingan harus ‘unjuk gigi’ sesuai dengan kemampuan dan potensi di bidang masing-masing.

“Buktikan keseriusan komunitas untuk berperan aktif mendukung pemerintah daerah Kabupaten Katingan untuk mendorong kelestarian budaya, promosi pariwisata. Setelah itu mari kita berbicara program dengan skala cukup besar bahkan akbar,” pungkasnya. (red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA