oleh

Kinerja Tim CSR Kotim Tidak Efektif

Komisi I DPRD Minta Anggarannya Dialihkan

SAMPIT – Tim Corporate Social Responsibility (CSR) yang dibentuk oleh pihak Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Pemkab Kotim), dinilai tidak berjalan dengan baik. Sehingga, perlu ada solusi agar dana yang dikucurkan untuk Tim CSR tersebut tidak terbuang sia-sia.

Hal itu disampaikan anggota Komisi I DPRD Kotim, Sutik, dalam rapat dengan Tim Badan Anggaran (Banggar) Eksekutif menanggapi defisitnya anggaran APBD Murni tahun 2020, di Kantor DPRD Kotim di Sampit, Kamis (21/11/2019).

Baca Juga :  Dinkes Barut Lakukan Fogging

Menurut Sutik, Tim CSR Kotim yang dibentuk oleh pihak eksekutif, baik dalam bentuk anggaran maupun realisasinya tidak berjalan dengan baik dan benar.

“Karena itu, kita minta alihkan saja anggaran dari Tim CSR ini. Meskipun anggarannya sedikit, tetapi seolah-olah tidak bekerja. Padahal hasil dari CSR ini sangat besar. Kalau memang tidak produktif, lebih baik anggarannya digeser ke item yang prioritas,” kata Sutik dalam forum rapat tersebut.

Baca Juga :  Sengketa Lahan di Kotim Masih Sering Terjadi

Legislator Partai Gerindra ini juga meminta agar dalam pembentukan Tim CSR Kotim bisa melibatkan beberapa unsur sebagai kontrol, baik media massa, LSM maupun Legislatif.

“Kalau memang masih dibutuhkan, kami harapkan lakukan evaluasi kembali untuk Tim CSR ini. Supaya bisa bekerja secara baik dan maksimal. Karena percuma ada anggaran kalau tidak efektif bekerjanya,” tegas Sutik.(red)

Baca Juga :  Ketua TP PKK Barut Ikut 'Malunta'

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA