YOGYAKARTA, inikalteng.com — Cuaca pagi di kawasan Tugu Yogyakarta, Rabu (14/1/2026), tampak kurang bersahabat. Langit mendung dan udara dingin menyelimuti kota budaya itu. Namun kondisi tersebut sama sekali tidak menyurutkan semangat para insan pers bersama jajaran Otoritas Jasa Keuangan (OJK) se-Kalimantan untuk mengikuti kegiatan outbound yang dikemas dalam suasana kebersamaan dan penuh keakraban.
Destinasi yang dipilih kali ini bukan sembarang tempat. Rombongan bergerak menuju kawasan Gunung Merapi, gunung api paling aktif di Indonesia yang menyimpan banyak kisah, luka, sekaligus pelajaran berharga tentang ketangguhan manusia menghadapi alam.
Perjalanan menuju lereng Merapi menjadi pengalaman tersendiri. Sepanjang jalur, peserta disuguhi pemandangan alam yang eksotis namun menyimpan jejak kelam bencana letusan besar yang pernah meluluhlantakkan sejumlah wilayah di sekitarnya. Merapi tidak hanya menghadirkan panorama, tetapi juga memori kolektif tentang kedahsyatan alam yang tak terlupakan.
Di sela-sela perjalanan adventure menggunakan mobil jeep, rombongan pers dan OJK menyempatkan diri singgah di Museum Mini Sisa Hartaku. Di tempat itu, tersimpan berbagai barang peninggalan warga yang menjadi saksi bisu ganasnya letusan Merapi. Perabot rumah tangga, sepeda motor, hingga kerangka ternak sapi milik warga dipajang apa adanya, membangkitkan rasa haru bagi siapa pun yang melihatnya.

Pemandu wisata menceritakan bagaimana dahsyatnya peristiwa kala itu. Dalam sekejap, rumah, ladang, dan kehidupan warga rata dengan tanah. Tak ketinggal, kisah tentang sosok legendaris Mbah Maridjan, juru kunci Gunung Merapi, turut mengiringi perjalanan. Sosok yang dikenal setia menjaga amanah itu akhirnya gugur bersama Merapi, terkubur debu dan awan panas saat letusan besar terjadi.
Memasuki agenda puncak, adrenalin peserta diuji saat menjajal jalur menantang di kawasan Merapi menggunakan jeep. Jalur basah, tanjakan terjal, dan lintasan berlumpur menjadi sajian utama. Tawa dan teriakan pecah ketika jeep menerjang genangan air, sengaja memercikkan air hingga membasahi penumpang. Sensasi inilah yang justru membuat pengalaman semakin seru dan berkesan.
Sebelumnya, Kepala OJK Provinsi Kalimantan Tengah, Primandanu Febriyan Aziz, menyampaikan harapannya agar kegiatan ini dapat semakin mempererat hubungan antara insan pers dan OJK se-Kalimantan. Menurutnya, sinergi yang baik menjadi kunci penting dalam menyampaikan informasi keuangan yang edukatif, akurat, dan mudah dipahami oleh masyarakat.
Melalui kegiatan seperti ini, Primandanu berharap terbangun kedekatan dan kepercayaan yang semakin kuat antara OJK dan insan pers, sehingga kolaborasi dalam penyebaran informasi keuangan kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal.
Kegiatan outbound di lereng Merapi pun tak sekadar menjadi ajang rekreasi, tetapi juga ruang refleksi, kebersamaan, dan penguatan sinergi—di tengah alam yang menyimpan cerita tentang kekuatan, pengorbanan, dan keteguhan.
Penulis/editor: Adinata










