oleh

Kapolres dan Kepala BPBD Seruyan Sinergikan Upaya Deteksi Dini Antisipasi Bencana

KUALA PEMBUANG – Berbagai upaya deteksi dini dilakukan oleh aparat Polres Seruyan dalam mengantisipasi potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla), banjir dan longsor di wilayah Kabupaten Seruyan.

Kapolres Seruyan AKBP Bayu Wicaksono dan Kepala BPBD Seruyan Agung Sulistiono, melakukan pengecekan debit air di DAS Seruyan sekaligus memantau kondisi cuaca pada lahan dan hutan di sekitarnya. Hal ini untuk upaya deteksi dini terkait kondisi cuaca dengan menyiapkan langkah langkah dalam meminimalisir kejadian karhutla dan banjir.

Baca Juga :  10 Kabupaten di Kalteng Nihil Kasus Covid-19 Baru

“Berbagai upaya kami lakukan bersama BPBD untuk deteksi dini. Salah satunys mengecek debit air sungai Seruyan, kondisi lahan dan hutan. Langkah ini merupakan koordinasi lanjutan dalam menyiapkan langkah-langkah yang akan dilakukan ke depanya. Hingga saat ini kami terus melakukan edukasi dan memberikan imbauan ke masyarakat untuk waspada banjir, tidak membakar lahan dan hutan, serta mengingatkan agar mematuhi protokol kesehatan mengantisipasi Covid-19,” jelas Bayu, usai melakukan patroli gabungan dengan BPBD setempat, Rabu (20/1/2021) sore.

Baca Juga :  Wali Kota Instruksikan OPD Antisipasi Dini Potensi Bencana

Untuk wilayah Kabupaten Seruyan, jelas Bayu, ada beberapa potensi bencana alam seperti karhutla dan banjir. Jika tidak ada langkah antisipasi sejak dini, dikhawatirkan dapat menimbulkan banyak permasalahan sosial maupun kamtibmas.

Dalam patroli itu, Kapolres dan Kepala BPBD Seruyan, salah satunya mengecek kondisi debit air Sungai Seruyan di Desa Pematang Panjang. Di tempat itu tampak kondisi airnya masih dalam batas normal (pasang surut). Meski demikian, terus dilakukan pengontrolan secara masif.

Baca Juga :  Antisipasi Bencana Perlu Pemetaan Sejak Dini

“Kami optimis melalui kerja sama dan sinergi yang baik antara Polri, TNI dan BPBD serta instansi terkait lainnya, kami dapat mengantisipasi terjadinya bencana di Kabupaten Seruyan secara bersama-sama dengan masyarakat,” sebut Bayu. (red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA