oleh

Ini Pengaruh dan Solusi Menjaga Pertumbuhan Ekonomi Kalteng

PALANGKA RAYA – Bank Indonesia (BI) Perwakilan Kalteng menyebutkan, ada sejumlah faktor yang dapat memengaruhi perekonomian Kalteng, dan solusi yang harus ditempuh untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di Bumi Tambun Bungai tetap kuat.

Kepala Perwakilan BI Kalteng Rihando, dalam Pertemuan Tahunan BI Kalteng, di Hotel Swiss-belhotel Danum, Palangka Raya, Selasa (10/12/2019), menjelaskan, faktor yang sangat memengaruhi perekonomian Kalteng adalah ekonomi global yang tidak aramah. Dinamika perang dagang lebih lanjut, dapat melemahkan harga sejumlah komoditas, tidak terkecuali komoditas utama Kalteng, seperti batubara dan CPO.

Baca Juga :  Peningkatan Kualitas SDM Kalteng Harus Terus Dimaksimalkan

“Hal ini berpotensi menjadi penghambat perekonomian Kalteng, yang secara umum masih mengandalkan kinerja kedua sumber daya alam tersebut,” tegasnya.

Oleh karena itu, untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Kalteng tetap kuat, dibutuhkan alternatif sumber pertumbuhan ekonomi baru dari beberapa potensi yang dimiliki untuk dioptimalkan. Pertumbuhan ekonomi baru tersebut, antara lain UMKM lokal, wisata alam dan budaya, serta ekonomi syariah.

Baca Juga :  Ramadhan, Karaoke dan Rumah Makan dilarang Jual Minuman Alkohol

Pasalnya, lanjut Rihando, keberadaan sejumlah kelompok usaha kecil menengah di tengah masyarakat, ecoturism, keberadaan ekonomi pesantren, dan wisata halal, menjadi potensi yang harus dioptimalkan bersama untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.

“Menghadapi tantangan tersebut, dibutuhkan sinergi, transformasi, dan inovasi dari setiap elemen masyarakat. Upaya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, tidak dapat terwujud tanpa sumbangsih masyarakat Kalteng sendiri,” ujarnya.

Baca Juga :  Pemko Palangka Raya Raih Penghargaan Peduli HAM 2019

Di sisi lain, pemerintah harus dapat merangkul setiap elemen yang ada di tengah masyarakat, seperti pelaku usaha, asosiasi, instansi vertikal, akademisi, hingga masyarakat secara umum, harus bersinergi membangun Kalteng.

“Dibutuhkan sinergi untuk kemajuan, serta transformasi dan inovasi untuk pembaruan. Semua dilakukan, demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat menuju Kalteng Berkah,” tutup Rihando. (red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA