oleh

GMDI Ikuti Focus Group Discussion Bersama UNESCO

PALANGKA RAYA, inikalteng.com – Komunitas Gerakan Milenium Dayak Indonesia (GMDI) mengikuti fokus group discussion (FGD) bersama perwakilan UNESCO, Kamis (4/2/2022). Tema FGD sendiri seputaran Covid-19 dengan pengaruhnya pada pembelajaran anak muda di Asia Pasifik.

GMDI sendiri mengirim utusan yakni Ditto Nathaniel, Tefilla Miryam Indra Putri dan Melinda Ariani.

Ditto Nathaniel selaku Ketua Umum GMDI menyoroti pentingnya akses pelayanan kesehatan mental gratis yang disediakan oleh institusi pendidikan pada pelajar selama pandemi ini. Hal tersebut agar pelajar dapat optimal mengikuti proses pembelajaran ditengah kepenatan dan situasi minim interaksi sosial.

Baca Juga :  Bupati Mura Beri Motivasi Bagi Anggota Paskibra

Sedangkan Tefilla Miryam Putri selaku Koordinator Bidang Kewirausahaan GMDI, menyoroti isu disabilitas dan autisme pada tema pengaruh pembelajaran pada pandemi ini.

“ Penyandang autisme dan disabilitas memerlukan kelas tatap muka karena metode dan kemampuan belajarnya yang khusus”, ujar Tefilla.

Baca Juga :  PPs UPR Gelar Webinar Seri Ke-9

“Saya pikir pemerintah dan institusi mengambil peran essensial untuk mendukung dan mendorong para guru Sekolah Luar Biasa. Karena para guru SBL diharuskan mengadakan kelas tatap muka antara anak difabel dan anak penyandang autisme, mereka membutuhkan protokol covid yang mumpuni dan asuransi sebagai bukti bahwa pemerintah dan lembaga mendukung mereka”, tambah Tefilla.

Baca Juga :  Ampera Minta Masyarakat Tetap Ketat Terapkan Prokes

Sementara Melinda Ariani selaku Sekretaris Umum GMDI sekaligus mahasiswa Program Bahasa Inggris Universitas Palangka Raya (UPR), menyoroti isu pengaruh pandemi pada proses pembelajaran masyarakat rural/pedesaan.

“Koneksi internet, tetangga, dan kurangnya pengetahuan teknologi adalah yang paling sulit bagi siswa di pedesaan dalam pembelajaran online”, ujarnya Melinda yang dengan lantang. (ist/red4)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA