oleh

Empat Lembaga Penegak Hukum Gumas Sepakati Aplikasi E-Berpadu

KUALA KURUN, inikalteng.com – Empat lembaga penegak hukum di Kabupaten Gunung Mas (Gumas) telah menyepakati aplikasi Elektronik Berkas Pidana Terpadu (E-Berpadu). Kesepakatan dilakukan di aula kantor Pengadilan Negeri Kuala Kurun, Selasa (27/9/2022).

Kesepakatan itu ditandai dengan penandatanganan Memorandum Of Understanding (MoU) bersama antara Pengadilan Negeri Kuala Kurun, Kejaksaan Negeri Gumas, Polres Gumas, dan Rumah Tahanan Negara kelas IIA Palangkaraya.

“Kita sudah menandatangani perjanjian bersama tentang pengembangan dan implementasi sistem peradilan pidana terpadu berbasis teknologi informasi dalam rangka mendukung aplikasi E-Berpadu,” ujar Ketua Pengadilan Negeri Kuala Kurun Bukti Firmansyah, Selasa (27/9/2022).

Baca Juga :  Perempuan Budak Sabu Dibekuk Satresnarkoba Polres Gumas

Ketua PN Kuala Kurun yang akrab disapa Firman menambahkan, pemanfaatan teknologi informasi merupakan salah satu elemen penting dalam penegakan hukum. Karena teknologi ini dapat memberikan kemudahan dalam setiap proses administrasi perkara pidana.

Ia mengajak Aparat Penegak Hukum (APH) dapat bersinergi dalam pemanfaatan teknologi informasi ini agar dapat terwujud. Sistem Peradilan Pidana Terpadu Berbasis Teknologi Informasi (SPPT-TI) ini telah diprakarsai oleh Bappenas bersama dengan Kemenkopolhukam.

Baca Juga :  Pemkab Barut Dukung Kegiatan Pendidikan Non Formal

Firman juga mengatakan, SPPT-TI ini menjadi sebuah harapan besar bagi terwujudnya efektifitas dan efisiensi serta modernisasi proses penanganan perkara pidana yang merupakan tindak lanjut PN Kuala Kurun atas sosialisasi aplikasi E-Berpadu.

Selain itu, aplikasi E-Berpadu ini dikembangkan untuk mendukung SPPT-TI. Aplikasi ini dapat menjadi media pertukaran dokumen khususnya pada Lembaga peradilan di bawah Mahkamah Agung dengan Lembaga penegak hukum lainnya secara elektronik.

Baca Juga :  Peduli Warga, Satresnarkoba Polres Gumas Gelar Baksos

“Aplikasi E-Berpadu ini dibuat untuk kerja sama lintas sektoral dalam  mendorong sistem basis data penanganan perkara tindak pidana secara terpadu menuju era baru peradilan modern berbasis TI yang  bermanfaat bagi masyarakat pencari keadilan,” sebut Bukti Firmansyah.(hy/red4)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA