oleh

Dugaan Pemukulan Oknum Polisi Dalam Pemeriksaan Propam

TAMIANG LAYANG – Kapolres Barito Timur (Bartim) AKBP Afandi Eka Putra, menyebutkan, dugaan pemukulan yang dilakukan oknum polisi AN kepada salah seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) GB di wilayah itu, kini masih dalam pemeriksaan Bidang Propam.

“Dugaan pemukulan oleh oknum polisi masih dilakukan pemeriksaan, dan beberapa saksi juga masih diperiksa,” ucap Afandi yang dikonfirmasi via telepon, Jumat (12/2/2021).

Baca Juga :  Pelaksanaan UTBK UPR Utamakan Protokol Kesehatan

Dijelaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan awal, dugaan perkelahian itu diawali oleh adanya kata-kata kasar atau umpatan hingga mengakibatkan perkelahian usai bermain futsal di salah satu lapangan futsal, di Tamiang Layang, Kecamatan Dusun Timur.

“Dugaan perkelahian itu, terjadi karena adanya kata-kata kasar yang membuat emosi. Hal itu terungkap saat dilakukan pemeriksaan terhadap terlapor dan saksi-saksi. Pelapor juga akan kita mintai keterangan, dan sekarang prosesnya tetap berjalan di Bidang Propam,” tukasnya.

Baca Juga :  Masyarakat Harus Gunakan Masker

Afandi mengungkapkan, dugaan pemukulan oleh oknum polisi kepada ASN GB, terjadi pada Rabu (10/2/2021) malam, di salah satu lapangan futsal di Tamiang Layang. Saat itu sedang berlangsung pertandingan sparing atau latih tanding, antara Tim Campuran Sekretariat DPRD Bartim dengan Tim Futsal Polres Bartim. Tujuannya untuk meningkatkan kualitas permainan dan melatih pertandingan, untuk lebih menantang atau menarik.

Baca Juga :  Dinas Dukcapil Kapuas Verifikasi Kevalidan Data Penduduk

Dalam sparing itu terjadi peningkatan adrenalin, hingga adanya umpatan. Di babak terakhir, terjadi kesalahpahaman antara AN dengan GB sampai terjadi pemukulan, namun berhasil dilerai.

“Tidak terima dengan pemukulan itu, GB melaporkan oknum polisi tersebut ke SPKT Polres Bartim (Laporan Pengaduan Masyarakat). Kini, sudah ditangani Bidang Propam Polres Bartim,” pungkasnya. (ae/red2)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA