oleh

DPRD Kotim Sampaikan Hasil Kompilasi RAPBD 2021

SAMPIT, inikalteng.com – Penyampaian Laporan Hasil Rapat Kompilasi tentang Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Tahun Anggaran (TA) 2021 digelar DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).

Rapat Paripurna Ke-4 Masa Persidangan III DPRD Kotim ini dilaksanakan melalui video conference, Selasa (14/9/2021).

Tim Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kotim Hj Darmawati saat menyampaikan laporan hasil kompilasi tersebut mengatakan, penyusunan Perubahan APBD TA 2021 ini berorientasi pada anggaran berbasis kinerja atau prestasi kerja. Hal itu sesuai dengan ketentuan yang amanatkan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 64 Tahun 2020 tentang Pedoman Penyusunan APBD TA 2021. Sehingga benar-benar dapat memenuhi indikator sasaran yang diharapkan.

Baca Juga :  MPLS Peserta Didik Baru, Siswa Diminta Tekun Belajar

“Sesuai fungsi belanja yang nantinya dijadikan acuan dalam penyusunan laporan pertanggungjawaban pemerintah daerah, penyusunan Perubahan APBD Tahun 2021 dalam kondisi pandemi Covid-19 ini secara langsung maupun tidak langsung, berpengaruh terhadap jalannya penyelenggaraan pemerintahan daerah,” ucap Darmawati.

Diungkapkan, Perubahan APBD Tahun 2021 ini telah melalui pembahasan sesuai dengan agenda jadwal kegiatan DPRD Kabupaten Kotim, dan telah dibahas dalam kerja komisi-komisi dengan mitra kerja Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD), serta dilanjutkan dalam Rapat Kompilasi Ketua Komisi, Badan dan Tim Anggaran Eksekutif. Hal itu diatur dalam Peraturan DPRD Nomor 1 Tahun 2019 tentang Tata Tertib DPRD Kabupaten Kotim untuk mengetahui lebih lanjut rencana program kegiatan yang tertuang dalam RAPBD Perubahan TA 2021.

Baca Juga :  Bangunan Baru RSUD dr Murjani Sampit Harus Segera Difungsikan

“Kita ingin RAPBD Perubahan tahun 2021 ini nanti betul-betul menyentuh kepentingan masyarakat dengan berpegang kepada azas manfaat dan berkeadilan. Sehingga pemerataan pembangunan dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat di wilayah Kabupaten Kotim, tidak hanya masyarakat perkotaan saja,” harap Darmawati.

Politisi Partai Golkar ini juga menyampaikan, bahwa berdasarkan hasil rapat mitra kerja komisi-komisi DPRD, ada beberapa kekurangan anggaran yaitu Komisi I mengusulkan penambahan anggaran Rp4.668.551.684, Komisi II tidak ada penambahan anggaran, Komisi III mengusulkan penambahan anggaran Rp99.602.035.941.02, dan Komisi IV mengusulkan penambahan anggaran sebesar Rp4.404.778.382.

Baca Juga :  Selamatkan Petani, Pemkab Kotim Perlu Bangun PKS

“Berdasarkan pertimbangan bersama antara Legislatif dan Eksekutif dalam rapat kompilasi, dari usulan tersebut disepakati dan dapat diakomodir. Karena usulan tersebut merupakan belanja wajib dan sangat prioritas, seperti pemenuhan gaji ASN maupun tenaga kontrak, kekurangan TPP serta urusan wajib lainnya yang harus dipenuhi,” jelas Darmawati.(ya)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA