oleh

DPRD Kotim Prihatin Narkoba Rambah Dunia Pendidikan

SAMPIT, inikalteng com – Seorang oknum pelajar di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), ditangkap oleh aparat penegak hukum, karena ditenggarai menjadi bandar narkoba. Pengungkapan kasus besar ini atas laporan dari masyarakat. Barang bukti yang berhasil ditemukan berupa 1.685 butir Carnophen atau Zenith Pharmaceutical oleh Polsek Telawang pada Minggu (14/8/2022) siang, sekitar pukul 11.00 WIB.

“Dunia pendidikan kita sudah masuk kategori darurat narkoba, dan ini merupakan warning bagi dunia pendidikan kita bagaimana nilai akhlaq dan budi pekerti menjadi PR besar bagi sistem pendidikan di daerah ini. Karena sejatinya dunia pendidikan bukan hanya dinilai lewat angka-angka hasil ujian akademik saja. Ini ujian berat bagi dunia pendidikan kita, di mana narkoba ternyata sudah sampai memanfaatkan keluguan anak-anak pelajar,” kata Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Kotim Riskon Fabiansyah, Kamis (18/8/2022).

Baca Juga :  Produk Lokal Kotim Perlu Perhatian Pemerintah Daerah
Ilustrasi

Penangkapan seorang pelajar dengan barang bukti ribuan butir Carnophen atau Zenith oleh aparat penegak hukum menimbulkan keprihatinan bagi pihak anggota DPRD Kotim khususnya Komisi III yang membidangi masalah pendidikan. Hal itu menjadi gambaran jekas bahwa narkoba sudah merambah ke dunia pendidikan.

“Masalah ini tentu sangat memprihatinkan kami, dan ini ujian berat bagi dunia pendidikan kita. Narkoba ternyata sudah sampai memanfaatkan keluguan anak-anak pelajar kita dan tidak hanya di wilayah kota saja tetapi sudah masuk ke perdesaan,” ujar Riskon.

Baca Juga :  Hari Pertama Kerja, DPRD Kotim Bahas Dua Raperda

Politisi Partai Golkar ini juga meminta agar Dinas Pendidikan Kabupaten Kotim dapat memasukkan mata pelajaran tentang bahaya narkoba di setiap tingkatan pendidikan yang ada di daerah ini. Kalau diperlukan, upaya ini bisa melibatkan aparat keamanan dan Oeganiaasi Kemasyarakatan yang konsen terhadap pemberantasan narkoba. Sehingga para pelajar tahu akan bahaya mengonsumsi narkoba.

“Selain itu, kami juga meminta kepada para orang tua, agar masalah ini menjadi bahan atensi bersama, bagaimana kita harus turut serta mengawasi anak-anak kita supaya tidak terjerumus ke dalam dunia narkoba,” ucap Riskon.

Baca Juga :  Dewan Katingan Mendorong Pemkab Memfokuskan Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat

Sementara itu, Kapolres Kotim AKBP Sarpani melalui Kapolsek Telawang Ipda Rakhmat Effendi mengatakan, pihaknya saat ini terus melakukan penyidikan secara mendalam untuk mengungkap secara jelas apakah barang tersebut milik pelajar itu atau milik orang lain.

“Saat dilakukan penggeledahan di rumah yang dihuni oknum pelajar itu beserta ayahnya, polisi menemukan barang terlarang yaitu narkoba sebanyak 1.685 butir zenith yang disembunyikan dalam kaleng biskuit, kotak makanan balita serta tas kecil,” ungkapnya. (ya/red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

BACA JUGA