MUARA TEWEH, inikalteng.com – Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Dissiptaka) Kabupaten Barito Utara menggelar Pelatihan Pengelolaan Arsip Dinamis dan Penerapan Aplikasi SRIKANDI, Selasa (11/11/2025), sebagai langkah strategis memperkuat tata kelola arsip dan mendorong transformasi digital di seluruh perangkat daerah.
“Melalui pelatihan ini, kita ingin mendinamiskan penyelenggaraan kearsipan agar lebih komprehensif, terpadu, dan sesuai prinsip tata kelola pemerintahan yang baik. Arsip bukan sekadar dokumen, tetapi bukti autentik pertanggungjawaban pemerintahan,” ujar Kepala Dissiptaka, Fakhri Fauzi.
Kegiatan selama dua hari ini diikuti pejabat struktural dan pengelola arsip dari seluruh perangkat daerah, sekaligus menghadirkan narasumber dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), Prihatni Wuryatmini dan Pinandita Syafrisman.
“Pelatihan ini juga menjadi sarana bagi seluruh peserta untuk memahami penerapan SRIKANDI sebagai bagian dari Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE),” jelas Fakhri Fauzi.
Evaluasi digitalisasi arsip tahun 2024 menunjukkan Kabupaten Barito Utara memperoleh nilai 64,94, jauh lebih tinggi dibandingkan rata-rata pengawasan nasional yang berada di angka 47,37.
“Data ini menjadi motivasi bagi kita untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan arsip di seluruh perangkat daerah,” ungkapnya.
Pelatihan ini menjadi bukti nyata dukungan Pemkab Barito Utara terhadap digitalisasi kearsipan, yang diharapkan mampu meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan akuntabilitas dalam tata kelola pemerintahan.
Penulis : Nopri
Editor : Yohanes Frans Dodie










