oleh

Dinas Pertanian Kapuas Berupaya Tingkatkan Pengetahuan Kelompok Ternak

KUALA KAPUAS, inikalteng.com – Sebagai salah satu upaya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional Food Estate, Dinas Pertanian Kabupaten Kapuas melalui Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan melakukan pembinaan kepada kelompok ternak itik dan pelayanan kesehatan hewan di Desa Bentuk Jaya A5 Kecamatan Dadahup, Kabupaten Kapuas.

“Kami telah melakukan pembinaan dan pemberian pelayanan kesehatan kepada hewan ternak, di kawasan Desa Bentuk Jaya A5 yang termasuk dalam kawasan Food Estate. Ini sebagai upaya kami mendukung program ketahanan pangan nasional,” kata Plt Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kapuas Aswan, melalui Kasi Kesehatan Hewan drh Anik Ariswandani, Jumat (9/4/2021).

Baca Juga :  BKSDM Kapuas Ingatkan ASN Netral dalam Pilkada Kalteng
Tampak usaha peternakan itik yang dilakukan oleh kelompok ternak itik di Desa Bentuk Jaya A5 Kecamatan Dadahup, Kabupaten Kapuas.

Anik menyebutkan, ada lima kelompok yang dibina yaitu kelompok Berkat Mufakat, Sri Rejeki, Suka Jadi, Jaya Makmur dan kelompok ternak Karya Mukti. Masing-masing kelompok ini, memelihara itik petelur kurang lebih 500 ekor dan saat ini itik sudah berproduksi kurang lebih 70 persen. Hasil panen telur itik dari kelompok ternak ini, telah dipasarkan ke beberapa tempat di Kabupaten Kapuas dan juga wilayah Banjarmasin, Kalsel.

Baca Juga :  Mentan Targetkan Tanam Perdana Food Estate Januari 2021

“Bahkan saat ini mereka merasa kewalahan memenuhi permintaan pelanggan. Rencananya, mereka mau menambah populasi ternak itik yang dipelihara tapi masih terkendala keterbatasan modal,” ungkapnya.

Disampaikan Anik, ada keluhan dari peternak karena ada itik yang mati dan prolaps. “Mereka ada yang masih amatir jadi melapor ke dinas pertanian, untuk itu kami datang memeriksa, apakah sudah benar cara berternak yang dilakukan. Kami memberikan pembinaan berkaitan dengan tata cara memelihara itik supaya sehat dan bertelur maksimal,” ujarnya.

Baca Juga :  Presiden Jokowi Apresiasi Panen Raya di Kapuas

Pihaknya berharap, setelah dilakukan pembinaan bagi kelompok dan pelayanan kesehatan bagi hewan ternak. Peternak bisa memelihara itik dengan lebih baik sehingga produksi telur bisa maksimal.

“Kami juga berharap, ini dapat menarik minat masyarakat lain untuk bisa ikut memelihara itik. Karena jika dipelihara dengan baik, maka akan menjadi sumber penghasilan yang cukup menjanjikan,” ucap wanita berkacamata ini. (sri/red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA