oleh

DAD Kalteng Desak Pelaku Pembunuhan Segera Ditangkap

PALANGKA RAYA, inikalteng.com – Pembunuhan sadis yang menewaskan Ahmad Yendianor (46) dan Fatmawati (45), warga Gang Kamboja, Jalan Cempaka, Kelurahan Langkai, Palangka Raya, pada Jumat (23/9), sekitar pukul 23.00 WIB  mendapat perhatian banyak pihak. Bahkan Dewan Adat Dayak (DAD) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) mendesak pihak kepolisian untuk segera mengungkap kasus yang menghebohkan tersebut.

Sesuai petunjuk dan arahan Ketua Umum DAD Kalteng H Agustiar Sabran yang disampaikan Ketua Harian DAD Kalteng Andrie Elia Embang melalui Kepala Biro Pertahanan dan Keamanan Adat, Ingkit Djaper, menyatakan pihaknya sangat prihatin dengan kejadian tersebut. Apalagi kedua korban pembunuhan tersebut adalah masyarakat Dayak.

Baca Juga :  Tokoh Dayak Dukung Penuh Perdamaian Damang Manuhing dan Direktur PT BMB

“DAD Kalteng mendukung penuh upaya Polri dalam mengungkap dan membuat terang benderang kasus ini dan menangkap pelakunya. Pelakunya sangat sadis dan biadab. Polda Kalteng harus bekerja lebih ekstra lagi mengungkap dan menangkap pelakunya,” kata Ingkit Djaper di Palangka Raya, Minggu (25/9/2022).

Dikatakan, DAD Kalteng sebagaimana petunjuk Ketua Umum H Agustiar Sabran, siap mendukung penuh Polri untuk pengungkapan kasus tersebut seandainya nanti mendapatkan informasi-informasi yang dipandang dapat memberikan arah bagi penyelidikan polisi.

Baca Juga :  Relawan Duo Sabran Antarkan Bantuan Dengan ‘Berenang’ ?

Ketua Harian DAD Kalteng Andrie Elia juga memberikan support yang besar bagi Polda Kalteng untuk bergerak cepat menangkap pelaku. Partisipasi masyarakat dalam membantu tugas Polri untuk mengungkap kasus kejahatan yang sadis seperti ini sangat diperlukan. Pihaknya mengimbau agar semua lapisan masyarakat memberikan informasi yang sangat berguna bagi aparat kepolisian. Dengan begitu, maka kasus pembunuhan ini dapat terungkap secara cepat berikut motif dan latar belakangnya.

Baca Juga :  Ferry Khaidir : Saya Mendukung Pemekaran Provinsi Kotawaringin

“Dalam catatan yang ada, pembunuhan sadis yang terjadi di sekitar kawasan ini ada yang sampai sekarang belum terungkap. Sebagai contoh, terbunuhnya saudari Melly di kawasan PCPR, terbunuhnya Kai Warung samping kawasan PCPR, depan Kantor Gubernur Kalteng, Jalan RT Milono, dan beberapa kasus lainnya. Meski begitu, kami yakin dan percaya Polda Kalteng dan jajarannya mampu mengungkap kasus pembunuhan sadis warga Dayak ini,” kata Ingkit Djaper. (hms-dad/red1)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA