oleh

Bupati/Wali Kota se-Kalteng Diminta Pedomani Instruksi Ketua GTPP Covid-19

Sambut Tatanan Kehidupan Baru Masyarakat Produktif dan Aman Covid-19

PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H Sugianto Sabran meminta Bupati/Wali Kota se-Kalteng untuk memedomani Instruksi Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kalteng, Nomor 01/GT-COVID19/VI/2020, tanggal 11 Juni 2020, dalam menetapkan pemberlakuan masa tatanan kehidupan baru (new normal) masyarakat produktif dan aman Covid-19 di wilayah Kalteng.

Hal itu disampaikan Gubernur dalam arahannya kepada Bupati/Wali Kota se-Kalteng terkait pelaksanaan Tatanan Kehidupan Baru Masyarakat Produktif dan Aman Covid-19 di wilayah Kalteng, sebagaimana tertuang dalam Surat Gubernur Kalteng, Nomor 360/076/GT-COVID19, tanggal 11 Juni 2020, dan menindaklanjuti arahan Presiden RI Joko Widodo.

Baca Juga :  Gelapkan Uang Nasabah, Karyawan Pembiayaan Berstatus Tersangka

Dalam penetapan tatanan kehidupan baru masyarakat produktif dan aman Covid-19 tersebut, Bupati/Wali Kota diminta untuk melakukan secara berhati-hati, berdasarkan data dan fakta di lapangan, serta memperhatikan sejumlah tahapan, yakni Pra Kondisi, Penentuan Waktu (Timing), Prioritas, Koordinasi Pusat dan Daerah, serta Monitoring dan Evaluasi.

Baca Juga :  Hut Kalteng Dirayakan secara Sederhana

Pada tahapan Pra Kondisi, Bupati/Wali Kota diminta melakukan sosialisasi dan edukasi masif terkait protokol kesehatan kepada seluruh masyarakat. Termasuk melakukan simulasi-simulasi sebelum menerapkan tatanan kehidupan baru.

Pada tahapan Penentuan Waktu (Timing), penerapan tatanan kehidupan baru harus didasarkan pada Instruksi Ketua GTPP Covid-19 Kalteng Nomor 01/GT-COVID19/VI/2020, tanggal 11 Juni 2020 tentang Pedoman Penetapan Masa Tatanan Kehidupan Baru Masyarakat Produktif dan Aman Covid-19 di Wilayah Kalteng.

Pada tahapan Prioritas, penerapan tatanan kehidupan baru agar dilakukan secara selektif terhadap sektor-sektor atau aktivitas-aktivitas yang dianggap prioritas.

Baca Juga :  7 Perilaku Pamali Menurut Kepercayaan Orang Kalimantan

Selanjutnya, pada tahapan Koordinasi Pusat dan Daerah, penerapan tatanan kehidupan baru harus senantiasa dikoordinasikan dengan Pemerintah Provinsi Kalteng dan Pemerintah Pusat.

Yang terakhir, pada tahapan Monitoring dan Evaluasi, Bupati/Wali Kota melakukan monitoring dan evaluasi dalam penerapan tatanan kehidupan baru. Hal ini untuk mengetahui keberhasilan dalam pelaksanaannya. Jika terjadi peningkatan kasus, maka dapat dilakukan penghentian sementara. (red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA