oleh

Bupati dan Wabup Lamandau Sholat Ied di Masjid Berbeda

NANGA BULIK, inikalteng.com – Lebaran Idul Fitri 1 Syawal 1442 Hijriah Tahun 2021 Masehi ini, Bupati Kabupaten Lamandau H Hendra Lesmana melaksanakan shalat Idul Fitri (Ied) di Masjid Baiturrahman, sementara Wakil Bupati (Wabup) Riko Porwanto di Masjid Raya Radhatul, Nanga Bulik, kemarin.

“Kita menyadari dan merasakan bahwa ramadhan kali ini sangatlah berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Ramadhan dan ibadah kita tahun ini dilaksanakan di tengah pandemi Covid-19 dengan segala keprihatinan dan keterbatasan. Sehingga menjadi tantangan dan ujian tersendiri bagi kita untuk senantiasa bersabar dan lebih mendekatkan diri kita kepada Allah SWT,” ujar Hendra Lesmana.

Baca Juga :  Zuli Eko Prasetyo : Reses Itu Penting

Ditambahkan, Pemerintah Pusat dan Daerah tidak bisa bekerja sendiri untuk dapat mengendalikan sebaran wabah Covid-19. Namun sangat diperlukan peran serta masyarakat secara aktif, dengan cara mematuhi kebijakan dan aturan yang ditetapkan.

“Dari momentum Hari Raya Idul Fitri ini, saya mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Lamandau untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT, seraya berdo’a dan bermunajat semoga wabah ini secepatnya berakhir, dengan tetap mematuhi protokol Covid-19 yang dikeluarkan oleh pemerintah,” ungkap Hendra Lesmana.

Baca Juga :  Masyarakat Diajak Wujudkan Pilkada Damai

Sementara, Wabup Lamandau Riko Porwanto mengatakan, sesuai dengan arahan dari pemerintah, pelaksanaan sholat ied dapat dilakukan maksimal 50 persen dari kapasitas yang tersedia untuk tempatnya. Jamaah juga diwajibkan mengenakan masker guna mencegah penyebaran virus Covid-19 yang saat ini belum berakhir.

“Idul Fitri menandakan berakhirnya waktu puasa Ramadhan. Makna spritual yang terdapat di dalamnya selain refleksi dan kegembiraan, Idul Fitri juga sebagai waktu untuk amal, yang dikenal sebagai Zakat al-Fitri. Idul Fitri dimaksudkan sebagai waktu sukacita dan penuh berkah bagi seluruh umat Muslim,” ungkapnya.

Baca Juga :  Kasus Asusila Terhadap Anak di Bawah Umur Perlu Perhatian Serius Berbagai Pihak

Riko menyebut, Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah atau Lebaran tahun ini bersamaan dengan peringatan Kenaikan Isa Al Masih 2021 Masehi. Ini bukan pertama kali perayaan dua hari besar keagamaan yang berbeda, karena memiliki makna khusus bagi pemeluknya masing-masing dan terjadi secara berbarengan. (hy/red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA