oleh

BI Kalteng Latih Peningkatan Kapasitas Pelaku Usaha Secara Digital

PALANGKA RAYA – Para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), diharapkan dapat merambah pasar digital. Untuk itu, Bank Indonesia (BI) Perwakilan Kalteng memberikan bimbingan dengan melaksanakan kegiatan UMKM Go Digital dengan peserta para pegiat UMKM di Kalteng.

Kegiatan ini dilaksanakan di Ballroom Swissbell Hotel Danum Palangka Raya, dengan sejumlah narasumber yang berkompeten, Kamis (31/10/2019).

Kepala Perwakilan BI Kalteng Rihando melalui Deputi Kepala Perwakilan KPW BI Kalteng Setian mengharapkan, melalui materi yang disampaikan oleh narasumber, para pelaku UMKM dapat memanfaatkan market place yang ada, untuk memasarkan produknya kepada para konsumen secara lebih luas lagi.

Baca Juga :  Cuci Tangan Mencegah Terjangkit Penyakit

“Karena dalam kegiatan ini, pelaku UMKM benar-benar diajarkan untuk bisa memasarkan semua produknya di market place digital,” kata Setian yang diwawancarai di sela-sela kegiatan tersebut.

Sementara di tempat sama, Public Policy and Goverment Relation Manager Bukalapak Ma Isa Lambu mengatakan, kemajuan teknologi digital saat ini juga merambah pasar. Keberadaan Bukalapak sendiri adalah untuk memediasi atau menyediakan tempat (market place), sekaligus menghubungkan antara para pelaku UMKM dengan para pembeli secara luas, tanpa adanya batasan tempat dan waktu.

Baca Juga :  Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Kalteng Bertambah

“Namun dalam hal ini, ada beberapa kiat yang semestinya diperhatikan oleh para pelaku UMKM. Di antaranya penampilan produk yang menarik disertai deskripsi (keterangan) produk yang dijual, foto produk dan pengemasan yang menarik konsumen, sehingga ingin membeli,” paparnya.

Selain itu, lanjutnya, sistem keamanan pun, baik bagi para seller (penjual) dan buyer (pembeli), tetap menjadi hal yang utama untuk pertahankan.

Baca Juga :  Pemko Palangka Raya Diminta Perhatikan Sektor Pendidikan Hingga Pelosok

“Mekanisme dan sistem yang kami terapkan pun sangat aman, dengan memberikan jaminan kepada para pengguna Market Place Bukalapak,” jelas Ma Isa.

Dia berharap upaya pengembangan UMKM harus melibatkan semua pihak, baik pemerintah, pelaku UMKM dan market place itu sendiri, serta adanya pelibatan dari para konsumen. Diyakini, apabila itu dapat dikelola secara baik, maka dunia usaha dan UMKM di Indonesia, termasuk di Kalteng, dapat lebih maju dan berkembang.(red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA