oleh

5.797 Hektare Tanaman Padi di Kapuas Diserang Tungro

KUALA KAPUAS, inikalteng.com – Ribuan hektare tanaman padi di Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, diserang hama tungro. Serangan penyakit yang ditularkan oleh wereng hijau ini, melanda 7 kecamatan wilayah setempat.

Berdasarkan Hasil uji SubLaboratorium Hama Penyakit Tanaman Padi dan Holtikultura Mampai Kapuas, serangan penyakit hama tungro di Kabupaten Kapuas puncak sikluasnya terjadi 10 tahun sekali terutama menyerang tanaman padi lokal.

Baca Juga :  DPRD Kotim Segera Bahas Rancangan Perubahan KUA-PPAS TA 2021

Serangan yang terjadi menjelang pertengah tahun 2022 tersebut, mengakibatkan sebanyak 5.797 hektare tanaman padi rusak. Baik itu mengalami serangan ringan atau menguning hingga mengakibatkan pertumbuhan padi terhambat. Bahkan padi gagal untuk dipanen atau puso.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kapuas, Yaya mengatakan serangan hama tungro di Kabupaten Kapuas terjadi di 7 kecamatan, yaitu Kecamatan Tamban Catur, Kapuas Kuala, Kapuas Timur, Kapuas Murung, Dadahup, Bataguh dan Kecamatan Pulau Petak.

Baca Juga :  Dinas PUPR-PKP Kapuas Sosialisasikan DAK Program Sanitasi

“Namun kita tetap patut bersyukur, karena luasan serangan hama tersebut saat ini sudah mampu ditanggulangi. Terhitung luasan yang diserang adalah sekitar 9 persen dari 65.000 luasan tanaman padi di Kabupaten Kapuas,” ungkapnya, Kamis (8/9/2022).

Adapun upaya yang dilakukan sebut Yaya, di antaranya pengendalian menggunakan pestisida, mensosialisasikan langkah pencegahan hama dan melakukan penanaman baru di lahan percontohan atau demplot.

Baca Juga :  50 Warga Palangka Raya Dilatih Kelola Destinasi Wisata

“Demplot yang akan dilakukan utamanya akan menggunakan bibit tanaman padi yang tahan terhadap serangan hama tungro, sesuai rekomendasi Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) yaitu menggunakan bibit padi Inpari 37. Kita berharap hasil demplot ini akan maksimal dan melimpah, serta semangat petani kembali bangkit untuk bercocok tanam,” harapnya. (sri/red4)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA