oleh

22 Adegan Tewaskan Anggota Polri di Ponton

PALANGKA RAYA,inikalteng.com– Setelah menetapkan beberapa orang tersangka kasus yang menewaskan anggota polri bernama Aipda Andre Wibisono. Pihak Polresta Palangka Raya melakukan rekonstruksi, di Polresta setempat, Kamis (19/1/2023).

Dalam rekonstruksi dengan 22 adegan terungkap bahwa anggota polri yang tewas di Jalan Rindang Banua atau Ponton, Kelurahan Pahandut, Kota Palangka Raya tersebut mengalami luka dikepala dan lainnya.

“Dalam visum ada diterangkan ada luka di kepala, telinga, leher dan mulut, sudah sinkron dengan semua yang dilakukan oleh para tersangka,”Kata Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Kejaksaan Negeri Palangka Raya, Ananta Erwandhyaksa usai menyaksikan jalannya rekonstruksi.

Baca Juga :  Pemuda Harus Berpikir Lokal dan Bertindak Global

Ananta juga menjelaskan terungkap juga korban sempat dipukul pakai palu dan ditembak pakai air sofgun. Atas kejadian tersebut berdasarkan hasil visum korban meninggal karena pendarahan yang hebat.

“Korban meninggal karena pendarahan hebat, artinya akibat dari kekerasan tadi menimbulkan luka dan pendarahan sehingga meninggal karena kehabisan darah,” imbuhnya.

Erwan memandang dari rekonstruksi pertama hingga terakhir tak ada pidana pembunuhan berencana. Melainkan unsur penganiyaan yang dilakukan bersama-sama sebagaimana pasal 170 KUHPidana.

Baca Juga :  Mantan Ketua Yayasan STIE Palangka Raya Dilaporkan Atas Dugaan Penggelapan Aset

“Tidak ada pembunuhan berencana melainkan penganiayaan yakni Pasal 170, ancaman maksimal pidana penjara 10 tahun,”ungkapnya.

Sementara itu, Penasihat hukum para tersangka penganiayaan polisi, Sukah El Nyahun menegaskan rekonstruksi tersebut sesuai dengan Berita Acara Pemeriksaan (BAP).

“Sesuai dengan BAP dan saat BAP nanti kita dampingi juga, jadi jangan salah prasangka, bahwa kami mendampingi , kami tidak ada bisa intervensi baik penyidik maupun kuasa hukum,”imbuhnya .

Kasat Reskrim Polresta Palangka Raya, Kompol Ronny M. Nababan mengatakan, rekonstruksi tersebut dilaksanakan untuk memperkuat dan mencocokan hasil Berita Acara Pemeriksaan (BAP) perkara tersebut. “Ini untuk mencocokan hasil BAP, ” Singkatnya.

Baca Juga :  17 Paket Sabu dan 25 Butir Ekstasi Berhasil Diamankan

Seperti diketahui, terdapat sembilan tersangka yang terlibat atas tewasnya Aipda Andre.
Mereka yakni AK, AM, SL (52), NP (29), BD (29), AD (43), MI (27) dan AL (36).

Sedangkan dalang utama berinisial IL pun tewas usai terpaksa diberikan tindakan tegas terukur karena berusaha melawan saat akan diamankan. (ard/red2)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA