oleh

2021, UPR Perjuangkan Dana Loan Luar Negeri

PALANGKA RAYA, inikalteng.com – Menjadikan Universitas Palangka Raya (UPR) Jaya Raya, perlahan benar-benar terwujud. Itu dibuktikan dari banyaknya pembangunan yang sudah dilakukan di masa kepemimpinan Rektor UPR Dr Andrie Elia SE MSi.

Tak tanggung-tanggung, pada 2021 kampus terbesar dan tertua di Kalteng ini sedang memperjuangkan Dana Loan Luar Negeri, antara Rp300 miliar sampai Rp1 triliun. Dana tersebut, digunakan untuk membangun gedung laboratorium, kebun raya untuk pusat penelitian, dan lain-lain fasilitas penunjang kampus.

Baca Juga :  UPR Targetkan Semua Fakultas Mencanangkan Zona Integritas Menuju WBK-WBBM

“Sejak menjabat rektor, saya ingin UPR dapat memberikan kontribusi dalam mencetak SDM baik lokal, regional Kalimantan, nasional, dan internasional,” tutur Andrie Elia, di gedung Pusat Pengembangan Iptek dan Inovasi Gambut (PPIIG) UPR, Minggu (4/4/2021).

Selain itu pada 2021 ini, sudah dipasang tiang pancang untuk membangun gedung kuliah terpadu berstandar internasional (smart class room), dan dapat menampung ribuan mahasiswa. Setelah pada 2020, UPR mendapat anggaran Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) untuk membangun gedung PPIIG berlantai tujuh, dan menjadi satu-satunya pusat penelitian gambut di dunia.

Baca Juga :  Pemkab Barut Diminta Galakkan Pembangunan Ekonomi Masyarakat

“Sehingga ke depan, UPR akan menjadi kampus berbasis lingkungan. Untuk itu, saya meminta dukungan semua pihak dalam membangun UPR, dan saya ingin dari Kalteng dapat membangun dunia, salah satunya dari UPR,” ungkap Ketua Harian DAD Kalteng ini.

Baca Juga :  DPRD Kalteng Bahas Raperda Penyertaan Modal PT BPD

Tidak itu saja, sebelumnya hanya 45 persen program studi yang sudah terakreditasi. Sekarang, sudah sekitar 96 persen sudah terakreditasi B dan dua prodi terakreditasi A. (red2)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA